Sejarah, Polda Jatim Peringati Hari Bhayangkara di Makodam V

10 Jul 2019 15:29 Jawa Timur

Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim) untuk pertama kalinya menggelar upacara Hari Bhayangkara ke 73 di Lapangan Upacara Kodam V Brawijaya, Jalan Kesatriyan, Surabaya, Rabu, 10 Juli 2019. 

Upacara ini diikuti oleh seluruh jajaran Polres se-Jawa Timur, TNI, Pramuka, tokoh agama, tokoh masyarakat, mahasiswa dan komunitas pengemudi ojek online.

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan dalam sambutannya mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kehadiran masyarakat Jawa Timur yamg turut merayakan dan memberikan apresiasi kepada Polri. 

"Ini terbukti masyarakat Jawa Timur semuanya berkumpul di sini merayakan dan memberikan apresiasi kepada Polri melalui mengikuti upacara dan bisa kita lihat bersama seluruh tamu undangan ada 2100 orang," kata Luki. 

Peringatan Hari Bhayangkara ini tak melulu diisi dengan upacara, melainkan juga ada pameran Usaha Kecil Menengah dari berbagai daerah. Para tamu undangan juga dihibur dengan berbagai pertunjukan tarian. 

"UKM juga ada di sini baru pertama kali juga. Hari Bhayangkara yang dihadiri oleh seluruh pejabat, baik itu tingkat provinsi, kabupaten dan kota merupakan bentuk dari kebersamaan yang kita rintis sebelumnya," ujarnya. 

Selama ini, lanjut Luki masyarakat Jatim sudah memberikan kerjasama yang baik sehingga TNI Polri menjaga Jatim secara aman dan kondusif. Kekompakan dan kebersamaan ditunjukkan dalam upacara ini. 

"Kami di bawah pimpinan gubernur dan panglima kita lihat bersama Jawa Timur aman dan kondusif. Inikami tunjukkan kekompakan TNI polri kita bisa lihat bersama, makan sama sama nasi kotak bersama tamu undangan dan ini bentuk sinergitas salah satunya," jelasnya.

Sementara itu, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi mengatakan bahwa upacara kali ini sangat bagus diadakan di Lapangan Kodam V Brawijaya. Menurutnya, hal ini semakin merepresentasikan kekuatan Jatim, dengan berbaurnya Polri, TNI danjuga masyarakat. 

"Sangat bagus sekali tempatnya di Kodam, yang upacara ada TNI dan unsur masyarakat. Jadi inilah kekuatan Jatim," ujarnya. 

Ia pun berpesan TNI dan Polri untuk mengabdi dan memberikan pengabdian terbaik dan profesial, dengan memberikan keamanan dan kondusifitas untuk masyarakat Jatim.

 

Penulis : Farid Rahman
Editor : Moch. Amir


Bagikan artikel ini