Presiden RI Joko Widodo berjabat tangan dengan Susilo Bambang Yudhoyono usai meresmikan pembukaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat tahun 2018 di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (10/03/2018) .Partai Demokrat menggelar Rapimnas selama dua hari 10-11 Maret 2018 untuk membahas strategi Pemilu 2018 serta Pemilu Legislatif dan Pilpres 2019.(Foto: KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI)
Presiden RI Joko Widodo berjabat tangan dengan Susilo Bambang Yudhoyono usai meresmikan pembukaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat tahun 2018 di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (10/03/2018) .Partai Demokrat menggelar Rapimnas selama dua hari 10-11 Maret 2018 untuk membahas strategi Pemilu 2018 serta Pemilu Legislatif dan Pilpres 2019.(Foto: KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI)

SBY Sebut Kepemimpinan Jokowi Perlu Dilanjutkan, Sinyal Dukungan?

Ngopibareng.id Politik 10 March 2018 23:17 WIB

Dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat, Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan hal yang tak terduga. Presiden Indonesia ke 6 itu berkata kepemimpinan Presiden Joko Widodo harus dilanjutkan.

Hal itu dikatakan langsung oleh SBY di depan Jokowi dan ribuan kader Demokrat, di Sentul Internasional Convention Center (SICC), Jawa Barat, Sabtu, 10 Maret 2018.

"Kepemimpinan Pak Jokowi perlu dilanjutkan bahkan ditingkatkan itulah dua harapan permohonan Partai Demokrat pada pimpinan kita Pak Jokowi," kata SBY.

Menurutnya sangat mungkin Demokrat berjuang dengan Jokowi. Demokrat akan turut andil dalam pembangunan.

"Sangat bisa partai Demokrat berjuang bersama Bapak (Jokowi)," katanya.

"Tentu bapak sangat memahami sebagaimana pengalaman saya dalam Pilpres 2014 dan 2009 perjuangan bersama apapun namanya apakah koalisi atau aliansi akan berhasil dan menang jika rangka kebersamaannya tepat," lanjutnya.

Ia juga mengatakan bahwa dalam hal pemilihan koalisi yang terpenting adalah masalah hati. Serta harus saling menghormati satu sama lain.

"Koalisi masalah hati kita, Partai Demokrat siap membangun koalisi seperti itu," tandasnya. (frd)

Penulis : Farid Rahman

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

26 Oct 2020 13:36 WIB

Rakyat Hanya Setia Pada Kenyataan!

Kolom Erros Djarot

Tulisan Erros Djarot, budayawan, tentang UU Omnibus Law.

26 Oct 2020 12:15 WIB

Demokrat Ingatkan Polri Jangan Represif Hadapi Demonstran

Nasional

Politikus Partai Demokrat Hinca Panjaitan meminta Polri tak bertindak berlebihan

26 Oct 2020 07:08 WIB

Survey Tekanan Sosial

Dahlan Iskan

Ada survey yang meramal Trump menang lagi. Kok bisa?

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...