Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto.

Say Goodbye Buat Cebong dan Kampret!

Human Interest 21 May 2019 16:35 WIB

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengumumkan hasil rekapitulasi suara Pemilu 2019 di 34 provinsi, pada Selasa 21 Mei 2019, sekitar pukul 01.46 WIB. KPU menetapkan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin meraih suara sebesar 55,50%. Sedangkan pasangan Prabowo-Sandi meraih 44,50% suara.

Meski demikian, media sosial masih ramai dengan sebutan cebong dan kampet. Ya, sinisme dibangun oleh dua kubu di tahun politik. Muncul sebutan kecebong bagi pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin. Sedangkan kubu pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno disebut kampret.

Fenomena ini terjadi sejak Jokowi bertarung dengan Ketua Umum Gerindra dalam Pilpres 2014. Sinisme tersebut berlanjut hingga kini.

Giring Ganesha, mantan vokalis band Nidji, berharap hasil penghitungan resmi KPU terkait Pilpres 2019 dapat diterima semua pihak. "Say goodbye to Cebong dan Kampret. Sekarang kita adalah INDONESIA YANG HEBAT," tulis politikus dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam unggahannya di Instagram.

Ucapan goodbye cebong dan kampret juga disuaran oleh aktor sekaligus YoouTuber Kemal Palevi. Ia menyampaikan keluh kesahnya selama Pemilu 2019.

"Akhirnya, selesai sudah pemilu 2019 ini. Goodbye cebong, goodbye kampret, yang dikit-dikit unfollow, dikit-dikit berantem. Padahal capresnya damai-damai aja, mungkin lagi bagi-bagi harta (efek sexy killers), tapi lo-nya pada berantem heran. Pokoknya, gue peduli sama negara," tuturnya lagi.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyoroti masyarakat yang kini sedang terbelah karena urusan Pilpres. Ia pun punya ide untuk menggabungkan cebong dan kampret.

"Sekarang terbelah. Ini cebong, ini kampret. Kalau bisa kecepret saja digabung," ucapnya.
Menurut Ridwan Kamil, kalau situasi politik tidak kondusif, maka semua pihak tidak bisa membangun Indonesia dengan inovasi. "Sosial politik harus kondusif, kalau berantem terus urusan Pilpres, kapan kerjanya," tegasnya.

Ya, coba direnungkan lagi, mau sampai kapan bertengkar dan saling sindir terus tanpa ada ujungnya.

Say goodbye to "cebong dan kampret"! (yas)

Penulis : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

12 Jul 2020 12:50 WIB

Pilbup Malang, Seribuan Petugas Tuntas Verifikasi Dukungan Paslon

Pilkada

Verifikasi bakal pasangan calon perseorangan tingkat desa tuntas dilakukan.

11 Jul 2020 11:05 WIB

KPU Malang Mulai Coklit pada 15 Juli 2020, Petugas di Rapid Test

Pilkada

Proses coklit dilakukan sampai Agustus 2020.

11 Jul 2020 06:29 WIB

OJK Risma

Dahlan Iskan

Apa yang akan terjadi kalau angka Covid-19 itu naik terus?

Terbaru

Lihat semua
13 Jul 2020 09:21 WIB

Surabaya Istimewa

Arif Afandi
13 Jul 2020 08:55 WIB

Napoli Berbagi Satu Angka dengan Milan

Liga Italy
Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...