Ilustrasi Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB di Surabaya Raya. (Grafis: Fa Vidhi/Ngopibareng.id)

Sanksi Bagi Pelanggar PSBB di Surabaya Raya

Surabaya 23 April 2020 05:30 WIB

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan efektif jika ada sanksi bagi yang melanggar. Sanksi-sanksi ini akan dijelaskan secara detail dan mengikat di Peraturan Wali Kota (Perwali) Surabaya dan Peraturan Bupati (Perbup) Sidoarjo dan Gresik.

"Sebuah regulasi tanpa ada sanksi tidak akan efektif. Maka nanti lebih detail ada dalam Perwali dan Perbup," kata Khofifah saat jumpa pers, di Gedung Grahadi, Rabu, 22 April 2020.

Mantan Menteri Sosial itu mencontohkan, jika sebuah kafe yang menyediakan kursi dan tidak melarang pembeli untuk nongkrong sehingga terjadi kerumunan di tempat tersebut. Kalau kemudian kafe tersebut masih melanggar hingga terjadi kerumunan massa atau membuat masyarakat nongkrong akan diberikan secara tertulis.

Sanksi berikutnya bisa penyegelan hingga pencabutan izin secara permanen, jika masih melanggar.

Khofifah memastikan bahwa Peraturan Gubernur Jawa Timur soal penetapan PSBB sudah final. Ia mengaku sudah dilakukan sinkronisasi Pergub dan keputusan gubernur dengan regulasi tiga daerah.

Jika Rabu malam ini sinkronisasi sudah selesai, maka pergub dan keputusan gubernur diserahkan ke bupati walikota besok hari.

"Dari 31 Kecamatan di Surabaya semuanya terdampak, maka Surabaya diberlakukan full PSBB. Tetapi Gresik dan Sidoarjo parsial karena terdampak sebagian," tutur Khofifah.

Penulis : Alief Sambogo

Editor : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

10 Jul 2020 23:23 WIB

Metro TV Minta Polisi Usut Tuntas Terbunuhnya Yodi Prabowo

Nasional

Ada dugaan Yodi tewas dibunuh.

10 Jul 2020 23:19 WIB

Ganjar Pranowo: Alumni UGM Kangslupan Demit

Nasional

Mas, mau liat AD/ART-nya seperti apa, kok organisasi alumni ne hebat.

10 Jul 2020 23:07 WIB

840 ASN Pemprov Jatim Jalani Tes Usap PCR, 98 Positif Covid-19

Jawa Timur

Sebelumnya, pemprov Jatim menemukan 98 ASN terkonfirmasi positif corona.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...