ilustrasi: hadiah dan rasuwah

Sang Gubernur Korup, Ini Kisah Rasuwah dan Hadiah

Humor Sufi 13 July 2019 06:21 WIB

Ini cerita dari kompatriot Abu Nawas yang sama ajaibnya, Nasruddin Affandi alias Nasruddin Hoja.

Suatu hari, Nasrudin dan puluhan warga mendatangi Sultan Abdul Kadir untuk melaporkan perilaku gubernur mereka yang kejam dan korup, dan memohon kepada Sultan untuk memindahtugaskan gubernur itu ke daerah lain. Sultan marah besar.

"Kalian jangan bohong, ya. Setahu saya gubernur kalian itu adil dan bijaksana," katanya.

Sultan memang tidak pernah tahu kondisi yang sebenarnya. Ia sebelumnya hanya mendapatkan laporan dan laporan-laporan tersebut, sudah dikemas sedemikian rupa hingga jadi memukau dan nyaris tanpa cacat.

Nasrudin Affandi angkat bicara:

"Baginda, sesungguhnya kami sekadar ingin berbagi. Apalah arti adil dan bijaksananya gubernur kami jika tidak di nikmati oleh warga provinsi lain. Oleh karena itu sudilah kiranya Baginda memindahkan gubernur kami ke tempat lain, agar keadilan dan kebijaksanaannya bisa dinikmati oleh rakyat di sana." (adi)

Penulis : Riadi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

08 Aug 2020 21:42 WIB

Kepemimpinan Ganjar Dinilai Penuh Inspirasi

Nusantara

Penilaian disampaikan Helmi Yahya.

08 Aug 2020 10:42 WIB

Anies Baswedan: Pemprov DKI Jangan Lagi Belanja Toa

Nusantara

Toa tidak termasuk sistem peringatan dini banjir.

07 Aug 2020 23:26 WIB

Tegal Diminta Lebih Serius Tangani Pandemi

Nusantara

Ganjar minta pemerintah Tegal lebih serius.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...