Alat pantau gerhana matahari yang dimiliki Kementerian Agama. (Foto: Istimewa)

Sambut Gerhana Matahari, Umat Islam Diimbau Dirikan Salat Kusuf

Nasional 20 December 2019 21:43 WIB

Fenomena alam berupa gerhana matahari diperkirakan akan kembali terjadi di wilayah Indonesia. Berdasarkan data astronomis bahwa pada Kamis, 26 Desember 2019 bertepatan 29 Rabiul Akhir 1441H, di wilayah Indonesia akan terjadi Gerhana Matahari Cincin dan Gerhana Matahari Sebagian.

“Seluruh kawasan Indonesia dapat mengamati gerhana matahari ini,” terang Plh Dirjen Bimas Islam Kemenag Tarmizi di Jakarta, dalam keterangannya, Sabtu 20 Desember 2019.

“Kementerian Agama mengimbau umat Islam di seluruh Indonesia untuk melaksanakan salat sunnah gerhana matahari atau yang disebut Salat Kusuf,” lanjutnya.

Menurut Tarmizi, pelaksanaan salat gerhana menyesuaikan waktu gerhana matahari di wilayah masing-masing. Diperkirakan, awal gerhana pada pukul 10:34 WIB puncak gerhana akan terjadi pada pukul 12:17 WIB dan akhir gerhana pada pukul 14:00 WIB.

Salat Kusuf atau Salat Gerhana Matahari dilakukan dua rakaat dengan rangkaian sebagai berikut:

1) Berniat di dalam hati;
2) Takbiratul ihram seperti shalat biasa;
3) Membaca do’a iftitah dan berta’awudz, kemudian membaca surat Al-Fatihah dan membaca surat yang panjang dengan di-jahr-kan (perdengarkan) suaranya.
4) Kemudian ruku’ sambil memanjangkannya;
5) Bangkit dari ruku’ (i’tidal);
6) Setelah I’tidal ini tidak langsung sujud, namun dilanjutkan dengan membaca surat Al-Fatihah dan surat yang panjang (berdiri yang kedua lebih singkat dari pertama).
7) Ruku’ kembali (ruku’ kedua) yang panjangnya lebih pendek dari ruku’ sebelumnya;
8) Bangkit dari ruku’ (i’tidal);
9) Sujud yang panjangnya sebagaimana ruku’, lalu duduk di antara dua sujud kemudian sujud kembali;
10) Bangkit dari sujud lalu mengerjakan raka’at kedua sebagaimana raka’at pertama (bacaan dan gerakan-gerakannya lebih singkat dari sebelumnya);
11) Tasyahud; dan
12) Salam.

“Setelah salat, Imam lalu menyampaikan khutbah kepada para jama’ah yang berisi anjuran untuk berdzikir, berdo’a, beristighfar, sedekah, dan hal baik lainnya,” jelasnya.

“Umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak zikir, istighfar, sedekah, dan melalukan amal kebajikan lainnya,” tandasnya.

Siapkan 10 Teleskop dan 500 Kacamata

Mengantisipasi gerhana matahari. Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Aceh menyiapkan 10 teleskop serta 500 kacamata untuk memantau gerhana matahari cincin 2019. Gerhana ini diperkirakan akan berlangsung pada 26 Desember 2019.

Observasi gerhana matahari cincin dipusatkan di halaman Masjid Baiturrahmah Simeulue. Di sana juga akan digelar salat gerhana dengan imam dan khatib yang ditunjuk pemerintah kabupaten setempat. Sebagai persiapan, Kemenag Aceh akan menggelar simulasi persiapan teleskop pada 22 Desember mendatang.

"Persiapan kita sekarang di antaranya simulasi kesiapan teleskop-teleskop gerhana yang akan digunakan. Kita juga sudah menggelar sosialisasi gerhana ke siswa sekolah di Aceh," kata Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Aceh, Saifuddin.

Saifuddin pun mengundang masyarakat yang ingin menyaksikan matahari cincin untuk datang ke lokasi. Pengunjung nantinya akan diberikan kacamata gerhana dengan filter ND5.

Tim Falakiyah Kanwil Kemenag Aceh Alfirdaus Putra mengatakan, gerhana matahari cincin diperkirakan hanya terlihat di tujuh provinsi di Indonesia, yaitu: Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Timur.

Khusus di Aceh, gerhana matahari cincin menyapa kabupaten Simeulue dan sebagian Aceh Singkil. Sedangkan untuk wilayah lainnya, akan dilalui oleh gerhana matahari parsial. Secara keseluruhan, gerhana matahari di Serambi Mekkah diperkirakan terjadi pukul 10.08 WIB sampai 13.56 WIB atau sekitar 3 jam 45 menit 52 detik.

"Namun, hanya Simeulue dan Aceh Singkil yang diperkirakan akan mengalami gerhana matahari cincin. Gerhana matahari cincin diperkirakan akan terjadi sekira jam 11.55 WIB dan akan berakhir jam 11.58 WIB," jelas Alfirdaus Putra.

Ketika terjadi gerhana, masyarakat diimbau melaksanakan salat gerhana serentak berjamaah setelah salat zuhur berjamaah tanggal 26 Desember di masjid, musalla atau meunasah.

Penulis : Riadi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

28 Feb 2020 19:50 WIB

Wabah Corona, Agen Umrah Malang Reschedule Tiket untuk Maret

Jawa Timur

Pemberangkatan umrah dijadwalkan ulang pada Maret.

28 Feb 2020 18:46 WIB

Kemenag Jatim Jamin akan Perpanjang Visa Umrah

Pemerintahan

Kemenag jatim pastikan tidak ada kerugian untuk jamaah yang batal umroh

27 Feb 2020 18:11 WIB

Kemenag Jatim Belum Terima Edaran Penghentian Umrah

Surabaya

Satu pesawat tetap berangkat membawa 438 jemaah asal Jatim.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.