Sambut Earth Hour Ikon Makasar Nanti Malam Padam Sejam

30 Mar 2019 11:55 Warta Bumi

Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar turut melaksanakan kampanye Global Earth Hour. Lampu di sejumlah ikon sejarah dan kebudayaan Makassar akan dipadamkan sejenak. Antara lain di Monumen Mandala, Anjungan Pantai Losari, dan Lapangan Karebosi.

"Semua bergantung pada kemauan kami untuk memperbaiki lingkungan dan menghemat sumber daya alam terbatas untuk generasi penerus selanjutnya. Kesadaran adalah langkah awal yang akan membawa kami untuk sadar betapa pentingnya bumi ini," kata Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto, dalam keterangan resmi, Sabtu 30 Maret 2019.

Aksi akan digelar serentak selama satu jam. Yakni mulai pukul 20.30 WITA hingga 21.30 WITA. Di saat yang sama, akan dipadamkan lampu-lampu di seluruh gedung perkantoran di kawasan pusat kota. Khususnya sepanjang Jalan Ahmad Yani, Jenderal Sudirman, dan sekitarnya. Pemadaman juga berlaku pada lampu jalan di sekitar pusat kota.

Ramdhan mengajak warga ambil bagian pada kampanye Global Earth Hour. Aksi ini diharapkan bisa menyadarkan masyarakat dalam mendukung penghematan energi dan mengurangi pemanasan global.

"Saya berharap setiap individu yang berpartisipasi di Global Earth Hour tahun ini, dapat berkomitmen untuk melakukan aksi yang relevan untuk menyelamatkan lingkungan Indonesia, bahkan dunia," terang pejabat yang akrab disapa Danny Pomanto itu.

Wali Kota Makassar telah mengeluarkan surat imbauan kepada masyarakat untuk mendukung aksi penghematan energi. Surat tertanggal 11 Maret 2019, meminta kesediaan warga Makassar untuk memadamkan lampu dan peralatan elektronik yang tidak terpakai di lingkungan masing-masing.

Surat imbauan dikirimkan kepada para rektor perguruan tinggi, kepala perangkat daerah, pimpinan BUMN dan BUMD, camat dan lurah, perusda, hingga korporasi. Khusus camat dan lurah diminta mengimbau masyarakat di wilayah masing-masing untuk ambil bagian dalam gerakan Global Earth Hour.

Global Earth Hour sendiri diinisiasi World Wide Fund for Nature (WWF) pada 2007. Aksi digelar setiap Sabtu terakhir pada Maret. Kegiatan berupa pemadaman lampu dan listrik untuk meningkatkan kesadaran akan perlunya tindakan serius menghadapi perubahan iklim.

Penulis : Moch. Amir


Bagikan artikel ini