Saksikan Gerhana Bulan, Ini Keistimewaan Nobar di Masjid Al-Akbar

27 Jul 2018 13:59 Khazanah

“Masjid Al Akbar akan menyiapkan empat layar lebar dengan latarbelakang gerhana yang dihiasi dengan penampakan Planet Mars memerah san hujan meteorsecara, sehingga nanti bisa menjadi wahana selfie,” kata H Helmy M Noor.

Lembaga Falakiyah PWNU Jatim, Masjid Al Akbar Surabaya menyetuskan lima keunggulan shalat dan nobar gerhana bulan di Masjid Al Akbar.

“Pada hari Sabtu (28/7) akan terjadi Gerhana Bulan total dengan durasi 1 jam 43 menit. Saat purnama posisi bulan mencapai titik terdekat dengan bumi sehingga purnama akan terlihat besar dari biasanya,” kata A Afif Amrullah, sekretaris LF PWNU Jatim, pada ngopibareng.id.

Karena posisi bulan begitu jelas, maka Masjid Al Akbar mencetuskan tujuh keunggalan shalat dan nobar di MAS.

“Masjid Al Akbar akan menyiapkan empat layar lebar dengan latarbelakang gerhana yang dihiasi dengan penampakan Planet Mars memerah san hujan meteorsecara, sehingga nanti bisa menjadi wahana selfie,” kata H Helmy M Noor, Humas MAS.

Kedua, agar selfie terlihat bagus maka MAS dan LFNU menggunakan teropong bintang Explore Scientific ED 80. “Jika cuaca cerah dan tidak hujan akan terlihat jelas,” lanjut Afif.

Ketiga Masjid Al Akbar sebagai tempat ibadah tentu ingin mewujudkan rasa syukur kepada Allah sekaligus belajar fenomena alam atau belajar ilmu astronomi/falak.

Keempat, shalat Qiyamul Lail (Shalat Hajat, Tahajud, Tasbih dan Witir) dimulai pukul 01.00 sampai 03.00 WIB. Kelima dilanjut dengan Shalat Gerhana Bulan akan diimami oleh KH Ahmad Muzakky Alhafidz Imam Rawatib Masjid Al Akbar dan khotib akan disampaikan oleh KH Shofiyulloh, ST, MSi Ketua Lembaga Falakiyah PWNU Jawa Timur,” lanjut Helmy.

Tidak cukup di situ, keenam setelah shalat subuh di Masjid Nasional Al Akbar ada kajian ba’da subuh yang akan diisi Dr H M Hasan Ubaidillah, MAg. Sedangkan ketujuh untuk mewujudkan itu semua dan agar para jamaah merasa nyaman dan khusus, Masjid Al Akbar akan menggunakan semua fasilitasnya. Mulai dari parkir yang luas, aman, lingkungan bersih dan suci. “Hanya di Masjid Al Akbar jamaah akan mendapatkan lima hal spesial itu sekaligus” tambahnya.

Berikut jadwal shalat qiyamul lail, shalat dan nobar Gerhana Bulan  pukul 01.00 - 03.00 WIB Shalat Qiyamul Lail. Pukul 03.00 - 03.20 WIB Shalat Gerhana Bulan. Pukul 03.20 - 03.50 WIB Khutbah Gerhana Bulan dan pukul 04.20 - 05.00 WIB Shalat Subuh berjamaah serta dilanjut kajian ba’da subuh.

“Gerhana bulan total akan berlangsung 100 menit dan akan terlihat di belahan bumi pada tingkat yang berbeda, dan di Arab Saudi dan negara teluk akan sepenuhnya diamati,” kata Za’aq

Disaksikan di Arab Saudi

Diperkirakan gerhana bulan total akan bisa diamati di Arab Saudi dan negara-negara teluk lainnya pada pekan depan. Gerhana ini akan berlangsung selama 100 menit, sehingga menjadi gerhana bulan total terpanjang selama 83 tahun terakhir.

Anggota Persatuan Ilmuwan Antariksa dan Falak Arab Saudi, Khalid as-Za’aq, menyebutkan, gerhana bulan total akan terjadi pada Jumat depan (27/7) waktu Arab Saudi, dan berlangsung selama 100 menit. Dengan demikian, ini akan menjadi kejadian langka.

“Gerhana bulan total akan berlangsung 100 menit dan akan terlihat di belahan bumi pada tingkat yang berbeda, dan di Arab Saudi dan negara teluk akan sepenuhnya diamati,” kata Za’aq, dilaporkan Al-Arabiya.

Lebih lanjut, Za’aq menjelaskan kalau gerhana bulan total di Saudi tersebut diprediksikan akan terjadi pada pukul 21.24 dan berakhir pada 01.19 dini hari.

Gerhana bulan terjadi manakala bumi berada diantara matahari dan bulan pada garis lurus yang sama. Sehingga sinar matahari tidak sampai ke bulan karena terhalang bumi. Ada tiga jenis gerhana bulan: total, parsial dan penumbral. Yang paling dramatis adalah gerhana bulan total, di mana bayangan Bumi benar-benar menutupi bulan. (adi)