Saat Ini 16 Gempa Susulan Menggoyang Lombok

Ngopibareng.id Timur Indonesia 05 August 2018 20:31 WIB

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pusat meminta warga Nusa Tenggara Barat (NTB) tetap tenang dan menjauhi bibir pantai pasca gempa 7 Skala Richter (SR) mengguncang Lombok Utara pukul 18.46 WIB, Minggu 5 Agustus 2018.

Gempa yang berlokasi di 8.37 LS, 116.48BT dengan kedalaman 15 Kilometer tersebut berpotensi terjadinya tsunami.

"Meski prediksi gelombang paling tinggi hanya setengah meter, tapi kami minta masyarakat segera jauhi bibir pantai dan mencari tempat yang jauh lebih tinggi. Upayakan untuk tetap tenang dan tidak panik," ungkap Kepala BMKG Pusat, Dwikorita Karnawati dalam keterangan pers yang diterima ngopibareng.id.

Dwikorita mengatakan gelombang tsunami yang tiba bisa saja berbeda-beda. "Gelombang yang pertama bisa saja bukan yang terbesar," tuturnya.

Hingga saat ini BMKG terus memantau kondisi terkini pasca gempa dan berkoordinasi dengan pihak- pihak terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Terus kami pantau dari Pusat Gempa Nasional di Jakarta, termasuk potensi terus terjadinya gempa susulan," terangnya.

Dwikorita memaparkan hingga pukul 19.51 WIB, telah terjadi 16 kali gempa susulan namun dengan magnitudo yang jauh lebih kecil. Namun demikian, Ia meminta masyarakat untuk terus waspada dan tidak mendiami bangunan atau rumah yang rawan runtuh. (man)

Penulis : Wahidin

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

29 Dec 2020 16:50 WIB

Sinopsis Haeundae: Berjuang dari Terjangan Tsunami

Film

Film Haeundae akan tayang di Trans 7 sore ini.

25 Oct 2020 10:05 WIB

Gempa Lumajang Dirasakan Hingga Jember

Reportase

Getaran gempa dirasakan II MMI.

04 Oct 2020 18:20 WIB

Potensi Tsunami di Pantai Selatan, BMKG Malang Gelar Simulasi

Warta Bumi

Simulasi sebagai bentuk mitigasi bencana.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...