Mobil PMK melakukan pembasahan di ruang laboratorium RSUD Gambiran II  yang terbakar pada Senin, 9 September 2019. (Foto: Fendi/ngopibareng.id)
Mobil PMK melakukan pembasahan di ruang laboratorium RSUD Gambiran II yang terbakar pada Senin, 9 September 2019. (Foto: Fendi/ngopibareng.id)
RSUD laborat terbakar

Laboratorium RSUD Gambiran II Terbakar, 10 Pasien Dievakuasi

Ngopibareng.id Jawa Timur 09 September 2019 19:55 WIB

Ruang Laboratorium RSUD Gambiran II Kota Kediri Senin 09 September 2019 sore terbakar.

Dalam kejadian ini, ada sekitar 10 pasien yang sedang melakukan cuci darah terpaksa harus dievakusi.

"Bener, ada sekitar 10 pasien yang sedang proses cuci darah. Tapi bukan di satu ruangan, tapi di sebelah. Sebenarnya tidak sampai menjalar ke tempat ruangan cuci darah, tetapi antisipasi saja," katanya kata Kapolsek Pesantren, Kompol Paidi.

Lanjut Paidi, api diduga berasal dari AC yang terbakar hingga merembet ke meja dan lainnya yang mudah terbakar. "Awalnya api dari AC yang terbakar kemudian merembet," kata Paidi.

Karena kesigapan petugas PDAM dibantu oleh karyawan rumah sakit, sekitar 15 sampai 20 menit api akhirnya berhasil dipadamkan.

"Beruntung api tidak sampai merembet ke tempat lain, melainkan hanya di ruang Laboratorium saja." kata Paidi.

Dua unit Mobil Pemadam Kebakaran (PMK) diterjunkan. "Tapi baru satu unit yang beroperasi api sudah padam," kata mantan Kasat Intelkam Polres Kediri Kota ini, ditemui di lokasi kejadian.

Sementara itu Plt Direktur RSUD gambiran II Dr Fauzan Adima ketika dikonfirmasi mengatakan, peristiwa kebakaran yang menimpa ruang laboratorium terjadi sekitar pukul 15.30 WIB.

Tiba tiba muncul asap yang berasal dari ruang laboratourim. Ini kejadian pertama di RSUD Gambiran. 

"Dugaan awal karena konsleting di alat kedokteran seperti Centrifius atau blender lainya," katanya.

Laboratorium yang terbakar ini berdekatan dengan dengan ruang Hemodialisis, sehingga pihak rumah sakit mengevakusi pasien.

Para pasien itu dievakuasi di titik kumpul, kemudian setelah api padam para pasien itu diarahkan ke UGD. 

"Sementara ini kita bersihkan dulu, setelah itu kita cek kembali instalasi listriknya. Kalau sudah aman baru kita buka pelayanan laboratorium," kata Fauzan. (fen)

Penulis : Fendhy Plesmana

Editor : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

27 Nov 2020 13:00 WIB

UMK Kediri Naik Rp25 ribu, Penangguhan Upah Dihapus

Jawa Timur

Sosialisasi diberikan pada pengusaha skala menengah.

21 Nov 2020 12:40 WIB

Janda Kencani Brondong Lebih Muda 17 Tahun, Rumah Digerebek Massa

Jawa Timur

Janda kencani brondong, rumah digerebek massa dan Satpol PP.

14 Nov 2020 17:29 WIB

Kongres PSSI Kota Kediri Memilih Ketum Baru dari Perwira Polisi

Liga Indonesia

Sebelumnya menjabat sebagai wakil ketua.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...