RS Terapung Ksatria Airlangga menambah layanan dapur umum untuk korban gempa Sulbar. (Foto: Dok Unair)
RS Terapung Ksatria Airlangga menambah layanan dapur umum untuk korban gempa Sulbar. (Foto: Dok Unair)

RSTKA Tambah Layanan Dapur Umum

Ngopibareng.id Surabaya 22 January 2021 17:10 WIB

Kapal pinisi Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga (RSTKA) meninggalkan dermaga Paotere Makassar menuju Sulawesi Barat untuk misi bakti sosial membantu korban gempa, pada Jumat, 22 Januari 2021 pukul 14.00 WITa.

"Ada hikmah dari keterlambatan kami. Memang, ada perasaan sedih saat yang lain sudah bekerja memberikan pertolongan, sementara kami masih terhambat di Makassar. Namun, ini seperti jalan yang dibukakan Tuhan agar kami bisa memberikan pelayanan yang lebih lengkap," kata Direktur RSTKA, Dr Agus Harianto, Jumat, 22 Januari 2021.

Keberangkatan kapal sempat tertunda dari jadwal karena cuaca buruk saat dalam perjalanan dari Surabaya dan saat melintasi sisi timur Laut Jawa. Cuaca tidak juga membaik saat kapal berlabuh di Makassar. Dengan pertimbangan cuaca, kapal berada di Makassar hingga dua hari.

Penundaan keberangkatan ini dimanfaatkan untuk mempersiapkan pelayanan lebih lengkap. Para relawan berkesempatan belanja untuk kebutuhan dapur umum.

Maka, kapal berangkat dengan tambahan muatan dua ton beras dan satu ton sembako dan keperluan dapur lainnya. Perjalanan dari Makassar menuju Sulawesi Barat diperkirakan memakan waktu 35 jam. Bukan hanya pelayanan medis di kapal, namun relawan RSTKA juga diterjunkan ke kawasan lain yang membutuhkan.

RSTKA adalah kapal pinisi yang dilengkapi peralatan medis dan obat-obatan. Sebagaimana rumah sakit, di dalam kapal juga terdapat ruang operasi dan layanan medis lainnya.

Relawan RSTKA juga menyiapkan layanan trauma healing, layanan edukasi, layanan kesehatan, penyediaan air bersih, terapi kerja, dan shelter hunian sementara kerjasama dengan ITB, dan layanan lain.

Penulis : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

04 Mar 2021 18:36 WIB

Seluruh Sekolah di Banyuwangi sudah Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Pendidikan

Pembelajaran tatap muka sudah digelar di Banyuwangi, Jawa Timur.

04 Mar 2021 18:25 WIB

Proyek Jembatan Kedungasem Tunggu PDAM Diperiksa BPKP

Jawa Timur

Proyek Jembatan Kedungasem terganjal pipa PDAM.

04 Mar 2021 18:15 WIB

Desa Kemiren Raih Penghargaan Desa Wisata Berkelanjutan

Pemerintahan

Penghargaan ini diberikan oleh Kemenparekraf.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...