dr.Irawati Marga saat menunjukan aplikasi baru untuk mendaftar dan membayar di RS. Adi Husada Undaan Wetan. (Foto: Pita/ngopibareng.id)

Daftar dan Bayar Periksa di RS Adi Husada Bisa Lewat Aplikasi

RS Adi Husada 20 December 2019 15:27 WIB
RS Adi Husada Cancer Center

Setelah mengembangkan Program Anjungan Daftar Mandiri yang sudah dijalankan sejak 9 Oktober lalu, Rumah Sakit Adi Husada Undaan Wetan kini meluncurkan layanan pendaftaran online berbasis aplikasi digital. Jumat, 20 Desember 2019.

Dokter Irawati Marga,MARS,QIA direktur Rumah Sakit Adi Husada Undaan mengatakan, aplikasi ini digunakan untuk mendaftar bagi pasien rawat jalan.

"Dengan adanya aplikasi ini memudahkan orang yang tidak memiliki banyak waktu. Karena tidak harus datang langsung untuk mendaftar. Dan mendaftarnya pun bisa dilakukan dimana saja," katanya saat ditemui di ruang pertemuan lantai 3 Rumah Sakit Adi Husada Undaan Wetan.

Tidak hanya mendaftar, lanjut Irawati Marga, aplikasi ini juga bisa digunakan untuk membayar biaya regiatrasi.

"Berbeda dengan aplikasi rumah sakit lainnya yang hanya bisa untuk mendaftar. Fitur aplikasi ini juga bisa digunakan untuk transaksi pembayaran, melalui virtual account dan kartu kredit," jelas Irawati.

Lanjutnya, cara mendaftar pada aplikasi ini adalah pertama download dengan mudah di Google Play Store. Lalu pasien harus melakukan registrasi dengan nomor rekam medis pasien. Setelah registrasi berhasil pasien bisa mendaftar dengan memilih dokter spesialis yang dikehendaki dan waktu sesuai keinginan pasien.

Peluncuran aplikasi pendaftaran RS Adi Husada Undaan Wetan Foto PitangopibarengidPeluncuran aplikasi pendaftaran RS Adi Husada Undaan Wetan. (Foto: Pita/ngopibareng.id)

Fitur aplikasi ini pun cukup mudah untuk dikenali. Pada beranda menu terdapat pilihan beberapa layana seperti pendaftaran klinik, spesialis, pendaftaran akun dan kontak.

Bagi para pemegang kartu berobat RS Adi Husada Undaan Wetan, ujar Irawati, aplikasi ini akan sangat memudahkan mereka. Untuk yang belum memiliki kartu bisa datang langsung untuk melakukan registrasi pertama dengan mencocokan identitas KTP.

"Selanjutnya bisa langsung menggunakan aplikasi ini," imbuhnya.

Kata Irawati, dengan aplikasi ini juga memudahkan pasien agar tidak menunggu antrean lama. Sebab, aplikasi ini juga ada prediksi waktu pemeriksaan.

"Hanya saja agar tidak terlewat, diimbau agar datang 30 menit sebelum waktu prediksi. Misal waktu prediksinya 10.00 datang 09.30 agar tidak terlambat," terang Irawati.

Kalaupun terlambat karena sesuatu hal, tandas Irawati, pendaftaran yang dilakukan juga masih berlaku di hari itu. Tapi mungkin waktu pemeriksaan yang akan mengubah menyesuaikan pasien yang ada.

Irawati menyadari bahwa aplikasi ini kedepannya masih akan dikembangkan lagi. Untuk itu dalam satu minggu ke depan akan dilakukan evaluasi berkala di setiap harinya apa yang kurang.

"Kedepannya pasti akan lebih dikembangkan lagi. Mungkin layanan lainnya bisa dimasukan seperti pemeriksaan laboratorium atau yang lainnya. Juga fitur pembayaran yang kedepannya bisa lebih banyak lagi," tutupnya.

Penulis : Pita Sari

Editor : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

16 Aug 2020 00:38 WIB

Transformasi Desainer Oscar Lawalata Jadi Wanita Punya Pacar Bule

Gosip Artis

Desainer Oscar Lawalata ubar gender jadi wanita.

16 Aug 2020 00:20 WIB

Video Amien Rais Sebut Jokowi Otoriter

Politik

Video terbaru Amien Rais menyebut rezim Presiden Jokowi otoriter.

15 Aug 2020 23:59 WIB

Jadwal Belajar dari Rumah TVRI 16 Agustus 2020

Pendidikan

Tayangan edukasi disajikan pada program Belajar dari Rumah.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...