Ahli telematika sekaligus politikus Partai Demokrat, Roy Suryo. (Foto: Instagram)

Roy Suryo Bilang Sunda Empire Ubah Sejarah PBB di Wikipedia

Hukum 26 January 2020 01:00 WIB

Politikus Partai Demokrat, Roy Suryo, menduga sejarah Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di Wikipedia telah diubah atau disunting oleh Sunda Empire. Dugaan itu didapat setelah Roy menelusuri alamat internet protocol (IP) sang penyunting.

"IP anonim itu merujuk ke Sunda empire. Dia secara kasar dan tidak ilmiah telah mengubah sejarah melalui Wikipedia," kata Roy Suryo.

Menurutnya, akun anonim yang merujuk ke Sunda Empire itu membuat keterangan di Wikipedia bahwa PBB didirikan di Gedung Isola, Lembang, Bandung.

Roy Suryo mengungkap, penyuntingan Wikipedia terjadi pada 22 Januari 2020 atau sehari setelah petinggi Sunda Empire, Rangga Sasana, tampil di acara Indonesia Lawyer Club (ILC) yang diselenggarakan oleh stasiun televisi TV One.

"Kalau kita mengakses sejarah tentang PBB dan sejarah NATO yang muncul adalah sejarah palsu yang dibuat Sunda Empire itu. Ini bahaya," kata ahli telematika itu.

Roy telah melaporkan masalah ini ke Polda Metro Jaya. Selain mengubah sejarah PBB di Wikipedia, Roy juga mempermasalahkan ucapan Rangga Sasana yang menyebut bahwa Pakualaman merupakan bentukan Belanda dan berasal dari Solo, bukan Jogjakarta.

"Pakualaman itu asalnya dari Jogjakarta. Bagian dari keraton dan tak berpihak kepada Belanda," ujar pemilik nama lengkap Kanjeng Raden Mas Tumenggung Roy Suryo Notodiprojo ini.

Laporan Roy Suryo diterima Polda Metro Jaya dengan nomor LP/350/I/YAN2.5/2020/SPKTPMJ. Pelaku dilaporkan dengan Pasal 27 Ayat 3 juncto Pasal 45 Ayat 3 dan atau Pasal 31 juncto Pasal 48 dan atau Pasal 35 juncto Pasal 51 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang ITE dan atau Pasal 14 dan Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Tindak Pidana dan atau Pasal 310 dan atau Pasal 311 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Seperti diberitakan ngopibareng.id sebelumnya, publik dihebohkan dengan kemunculan video Sunda Empire di media sosial pada pertengahan Januari 2020. Orang-orang dalam kelompok itu tampak mengenakan seragam dan atribut layaknya militer.

Salah satu petinggi Sunda Empire, Rangga Sasana, menjadi viral karena mengaku organisasinya mampu menghentikan nuklir.

Penulis : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

29 Mar 2020 00:04 WIB

Awas Virus Corona Bisa Masuk Lewat Mata, Begini Mencegahnya

Nasional

Mata bisa menjadi pintu masuk virus Corona ke tubuh kita. Hati-hati!

28 Mar 2020 22:00 WIB

Pemerintah Kota Kediri Umumkan Satu Warganya Positif Corona

Jawa Timur

Minta warga tetap tenang.

28 Mar 2020 21:35 WIB

Polda: Penutupan Jalan Bisa Diperluas dan Lebih Lama

Jawa Timur

Tergantung data peta sebaran yang dikeluarkan oleh Pemprov Jatim.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.