Surat Edaran Walikota Surabaya Tri Rismaharini soal larangan takbir keliling. (Foto: Istimewa)

Risma Larang Takbir Keliling saat Pandemi Corona

Surabaya 18 May 2020 06:00 WIB

Walikota Surabaya Tri Rismaharini mengeluarkan surat edaran menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah. Dalam situasi Darurat Bencana Wabah Penyakit Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Surabaya, Risma  mengimbau kepada warga Surabaya untuk melaksanakan malam takbiran di masjid yang ada di wilayahnya masing-masing.

Dikutip dari Surat Edaran Nomor 443/4591/436.8/2020 perihal Larangan Takbir Keliling yang ditujukan kepada camat, lurah hingga pengurus atau takmir masjid dan mushala, tertanggal 17 Mei 2020, Risma mengimbau warga tidak mengumpulkan massa.

Lebih lanjut, walikota menyampaikan, larangan takbir keliling di jalan raya maupun takbir keliling dengan berjalan kaki.

Kedua, menggemakan takbir bisa dilakukan di rumah, masjid atau mushala oleh pengurus atau takmir masjid atau mushala dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

"Gema takbir bisa disampaikan melalui media elektronik, yakni televisi dan radio serta media online," tambah Risma.

Selain itu, petugas pembatasan check point mencegah takbir keliling dari luar kota agar tidak masuk ke Surabaya.

"Selanjutnya, umat Islam dan warga Surabaya diimbau menggemakan takbir, tahmid dan tahlil saat malam idul Fitri sebagai tanda syukur sekaligus doa agar pandemi Covid-19 segera diangkat oleh Allah SWT," terang Risma dalam surat edarannya.

Surat edaran yang ditandatangani walikota itu ditembuskan kepada Danrem 084/Bhaskara jaya, Kapolrestabes Surabaya, Kapolres Pelabuhan Tanjung perak, Badan Penanggulangan Bencana dan Pelindungan masyarakat, Dinas Perhubungan hingga Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Penulis : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

12 Aug 2020 22:35 WIB

Satu Tenaga Kesehatan di Banyuwangi Terpapar Covid-19

Jawa Timur

Terdapat tambahan tujuh kasus Covid-19 baru di Banyuwangi.

12 Aug 2020 22:15 WIB

Surabaya Zona Orange, Pemkot Tak Ingin Longgarkan Protokol Covid

Surabaya

Pemkot Surabaya tetap mengimbau masyarakat tetap patuhi protokol kesehatan.

12 Aug 2020 21:50 WIB

18 Agustus, Jawa Timur Uji Coba Buka Sekolah SMA/SMK

Pendidikan

Zona orange 50 persen, zona kuning 25 persen.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...