Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat menerima penyerahan aset YKP dari Kejati, Kamis 18 Juli 2019. (Foto: Faiq/ngopibareng.id)

Risma Ingin Aset YKP Dipakai Bangun Rumah Susun

Surabaya 19 July 2019 01:39 WIB

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini berkeinginan agar aset dari Yayasan Kas Pembangunan yang masih berupa tanah kosong untuk dibangun menjadi rumah susun. Menurutnya ada sekitar 5 ribu hingga 6 ribu kartu keluarga yang menjadi daftar tunggu.

"Terus terang saya pingin aset-aset ini menjadi rusun, karena waiting list-nya saat ini sampai 5-6 ribu kartu keluarga. Jadi nanti kalau ada aset-aset itu (aset YKP) sebagian mungkin bisa digunakan untuk rumah susun untuk warga tidak mampu," ujar Risma usai acara Deklarasi Penyelamatan Aset Negara di Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Surabaya, 18 Juli 2019.

Namun Risma mengaku keinginannya tersebut bukan perkara mudah untuk direalisasikan, karena harus melalui persetujuan di DPRD Kota Surabaya. “Itu ide saya, tapi masih harus dikomunikasikan dengan DPRD,” katanya.

Menurut Risma saat ini masih banyak aset-aset YKP yang masih berupa tanah kosong dan belum dijual kepada pembeli. Aset-aset YKP yang diketahui oleh Risma di antaranya Graha YKP di kawasan Rungkut, Kantor YKP di kawasan Wijaya Kusuma dan tanah kosong di beberapa wilayah Surabaya.

Risma memastikan bahwa warga yang membeli rumah di YKP tidak terkena imbas dari penyerahan aset yang diberikan Kejati kepada Pemkot Surabaya. Hal ini mengacu pada proses jual beli resmi yang dilakukan pembeli dengan pihak YKP terdahulu.

"Lo ya ndak apa ya kan sudah dijual ya dijual, ya gak ada pengaruhnya. Ini yang belum (yang akan diambil alih oleh pemkot). Yo kan kasian dia, kan belinya melalui prosesnya resmi beli, yang kosong-kosong itu buanyak, masih banyak aset berupa tanah kosong, bahkan saya dengar ada yang berada di luar kota, tapi saya tidak tahu," kata Risma.

Sebelumnya Kejati telah menyerahkan aset YKP secara simbolis kepadsa Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dalam acara Deklarasi Penyelamatan Aset Negara yang diadakan di Kejati. Risma tampak terharu dan tidak bisa berkata banyak saat menerima aset tersebut.

Dalam acara ini, bupati dan wali kota se-Jawa Timur berikrar untuk menyelamatkan aset-aset di wilayahnya yang masih dikuasai pihak luar dan menjadi sengketa. Hadir dalam acara ini Gubernur Jatim, pimpinan kejaksaan negeri masing-masing kabupaten/kota serta pimpinan Badan Pertanahan Nasional di Jatim.

Penulis : Faiq Azmi

Editor : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

27 Feb 2020 08:00 WIB

Pasar Tunjungan, Pasar Ikonik Surabaya Yang Nyaris Hilang

Ngopi Foto

Pasar Tunjungan saat ini kondisinya sangat memprihatinkan.

24 Feb 2020 20:12 WIB

Gunawan Maju Jalur Perorangan, Ini Alasan Keluar Konvensi PSI

Pilkada

Alasan keluar konvensi PSI karena dinilai tak mampu mengangkat namanya.

21 Feb 2020 13:45 WIB

Golkar: Jangan Tarik Bumantik ke Ranah Politik Praktis

Pilkada

Golkar soroti sosialisasi bacawali-wawali yang melibatkan Bumantik.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.