Gelora Bung Tomo, salah satu stadion yang digadang menjadi venue Piala Dunia U-20 2021. (Foto: Istimewa)

Risma Bakal Bangun Sarpras Piala Dunia, DPRD: Kebut Saja!

Surabaya 30 August 2019 00:01 WIB

Keputusan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, untuk membangun seluruh sarana dan prasarana di Surabaya, guna menunjang kesiapan Surabaya sebagai salah satu host city Piala Dunia U-20 pada 2021, mendapat komentar dari anggota DPRD Kota Surabaya, Baktiono.

Menurutnya, Pemerintah Kota Surabaya harus berani membangun sarpras yang kurang demi lolos verifikasi yang akan dilakukan FIFA. Mulai akses dari kota ke Stadion Gelora Bung Tomo, pemugaran GBT agar sesuai dengan standar internasional, hingga fasilitas lainnya.

“Pemkot harus berani bangun apapun agar lolos verifikasi,” kata Baktiono kepada Ngopibareng.id, Kamis 29 Agustus 2019.

Ia tak menyangkal, bahwa fasilitas olahraga khususnya sepakbola di Surabaya kurang memadai. Terutama Gelora Bung Tomo, stadion yang digadang menjadi venue gelaran Piala Dunia U-20. Maka dari itu, Pemkot Surabaya sebagai pemilik kewenangan, harus berani mengambil langkah besar, meskipun tidak populis untuk membenahi semua fasilitas tersebut.

Meski waktu untuk membangun fasilitas itu terbilang mepet, Baktiono optimistis akan selesai sebelum gelaran akbar itu dimulai, karena ia menilai selama ini Pemkot Surabaya sangat jago untuk urusan mengebut pengerjaan proyek-proyek besar.

“GBT kalau untuk tuan rumah ya jelas banyak yang kurang. Tapi kan membenahi itu bisa dikebut, Ibu Risma kan juaranya kalau disuruh cepat gitu. Apalagi bakal ada acara besar, GBT harus cantik,” katanya.

Saat ditanya, selain fasilitas di GBT, apa saja yang dibutuhkan oleh Surabaya untuk gelaran tersebut? Menurutnya, yang utama adalah akses jalan menuju GBT. Maka dari itu, jika nanti Pemkot melakukan hearing dengan DPRD untuk membangun aksesibilitas tersebut, ia menjamin akan memberikan masukan terbaik demi Surabaya.

Selain itu, ia juga menyarankan untuk menanyakan ke Dinas terkait di Pemkot Surabaya, apa saja yang akan dibangun demi Piala Dunia ini.

“Ya kan kalau ke kita, apapun demi Surabaya, kita siap beri masukan terbaik. Dari segi teknis mungkin dinas di pemkot lebih paham detilnya. Coba tanya mereka aja. Kan yang sudah punya desain dan apa saja yang dibangun itu mereka,” lanjutnya.

Sementara soal anggaran yang akan membengkak demi pembangunan seabrek fasilitas itu, menurut Baktiono, sebagai anggota dewan dengan tugas dan fungsi legislatif, akan mendunkung 100 persen keinginan Pemkot untuk gelaran Piala Dunia tersebut.

“Kalau dana kan memang ke kita. Tapi saya jamin, DPRD ini bakal mendukung apalagi untuk Piala Dunia. Karena efek gelaran tersebut pasti sangat besar. Jadi, apapun yang disodorkan Pemkot, selama itu benar dan rinciannya oke, kami akan setuju,” ungkapnya.

Penulis : Alief Sambogo

Editor : Rizal A

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

09 Jul 2020 15:46 WIB

Kurva Covid-19 Tak Turun, Pakar: Jangan Salahkan Jatim

Jawa Timur

Angka kasus bisa dilihat 7-8 hari kemudian.

09 Jul 2020 15:20 WIB

Pemkot Surabaya Gelar Operasi Patuh Masker

Surabaya

Bagi warga yang tidak pakai masker akan disanksi penyitaan KTP.

09 Jul 2020 14:25 WIB

Penerapan Jam Malam, DPRD Surabaya: Itu Langkah Frustasi

Surabaya

Mahfudz menilai kebijakan jam malam Pemkot Surabaya tidak efektif.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...