Kepala PD Pasar Kota Medan Rusdi Sinuraya (tengah), dikerubuti petugas Satpol PP KOta Medan di kantor PD Pasar, Senin. (Foto:Antara)

Ricuh, Kepala PD Pasar Kota Medan Gak Mau Dicopot

Nusantara 27 January 2020 14:27 WIB

Direktur Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Medan Rusdi Sinuraya tidak mau dicopot jabatannya oleh Wali Kota Medan, Akhyar Nasution. Rusdi melakukan perlawanan saat akan dieksekusi oleh pasukan Satpol PP Kota Medan.

Akhirnya terjadilah kericuhan  di kantor PD Pasar Kota Medan.

Aksi dorong pun terjadi antar petugas Satpol PP dan Rusdi Sinuraya. Puluhan petugas Satpol PP sempat menarik paksa Rusdi untuk keluar dari kantornya.
 
Sementara Rusdi yang mengklaim dirinya masih Direktur Utama yang sah PD Pasar Kota Medan tetap bersikukuh untuk tidak meninggalkan kantor tersebut.
 
Beruntung kericuhan berhasil diredakan oleh petugas kepolisian dan masing masing pihak menahan diri.
 
"Sampai saat ini saya masih menjabat sebagai direktur PD Pasar Kota Medan," katanya.
 
Menurutnya, pencopotan terhadap dirinya saat ini batal demi hukum karena dalam proses gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) sudah mengeluarkan putusan sela agar surat pemecatan ditunda.
 
Ia meminta agar Pemkot Medan menaati putusan sela yang dikeluarkan oleh PTUN terkait putusan Pemkot Medan.
 
"Jangan jadikan ini preseden yang tidak baik. PD Pasar negara punya. Bukan orang pribadi yang punya. Saya disini duduk karena undang-undang," tegasnya.
 
Dia mengungkapkan bahwa saat ini ada upaya pemaksaan dari Pemkot Medan untuk menyingkirkan dirinya sebagai Direktur PD Pasar Kota Medan.
 
"Ada upaya pemaksaan Pemkot Medan melalui sekretaris daerah, Ketua Dewan Pengawas dan membawa Plt Dirut PD Pasar. Saya tadi menyampaikan bahwa sampai saat ini saya masih menjabat sebagai Direktur PD Pasar Kota Medan," katanya.
 
Ia meminta agar Pemkot Medan menaati putusan sela yang dikeluarkan oleh PTUN terkait putusan Pemkot Medan.
 
"Jangan jadikan ini preseden yang tidak baik. PD Pasar negara punya. Bukan orang pribadi yang punya. Saya di sini duduk karena undang-undang," tegasnya. (ant)

Penulis : M. Anis

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

07 Apr 2020 23:05 WIB

Pesan Cinta Lewat Lampu Kamar Hotel JW Marriott Surabaya

Surabaya

Pesan cinta disampaikan kepada warga Surabaya dan traveler.

07 Apr 2020 22:42 WIB

RKPD 2021, Pasuruan Siapkan Strategi Kawasan Pembangunan Ekonomi

Ngopibareng Pasuruan

Pelaksaanaan musrenbang kali ini diakukan secara online.

07 Apr 2020 22:20 WIB

Tanggapan LIDA soal Kontroversi Eva Yolanda saat Pandemi Corona

Ngopitainment

Tak peduli corona, massa nekat berjubel menyambut kepulangan Eva Yolanda.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.