Pembukaan lomba Piala Bupati Cup ke-9 ditandai dengan pelepasan burung perkutut oleh Wakil Bupati Pasuruan, KH Mujib Imron. (Foto: Dok Humas)

Ribuan Kung Mania Ikut Lomba Piala Bupati Pasuruan Cup

Ngopibareng Pasuruan 04 November 2019 08:59 WIB

Sebanyak 1100 peserta mengikuti Konkurs Seni Suara Alam Burung Perkutut Putaran ke-VIII Piala Bupati Pasuruan Cup IX di Lapangan Detasemen AU Raci, kemarin.

Lomba tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron. Hadir juga Sekda Agus Sutiadji, dan Komandan Detasemen AU Raci Mayor Iwanudin.

Hari Apriyanto, Ketua Panitia pelaksana mengatakan, ada 4 kategori yang dilombakan, di antaranya kategori junior, senior, kategori setengah kerekan (ditarik ke atas dengan ketinggian separuh), maupun kelas hanging. Dari keempat kategori itu, paling banyak adalah peserta yang mengikuti kategori senior dan hanging.

"Bukan hanya peserta yang sudah pernah menang beberapa kali saja, melainkan juga diikuti oleh para pemula. Peserta berasal dari semua daerah di Indonesia, tapi yang paling banyak ya dari Jawa Timur," katanya.

Bagi para pemenang, pihak panitia telah menyediakan doorprize menarik, satu di antaranya adalah 4 unit sepeda motor, berbagai macam peralatan elektronik. Menurut Hari, setiap kategori akan diambil masing-masing 15 dan 20 pemenang yang akan menerima trophy, piala dan hadiah.

"Ada juga 4 sangkar burung perkutut yang kita bagikan melalui pengundian," katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron dalam sambutannya mengatakan, burung perkutut mempunyai lambang tersendiri bagi si pemiliknya, terlebih prestise (kehormatan, red) burung perkutut ada sejak jaman kerajaan silam.

"Kalau seseorang sudah memelihara perkutut, maka apapun aktifitas si pemilik, akan langsung ditinggalkan hanya untuk merawat burung perkutut," katanya.

Oleh karena itu, Gus Mujib, sapaan akrabnya, berharap agar lomba suara burung perkutut kembali digelar, salah satunya untuk mengulang kejayaan burung yang terkenal dengan keindahan motif bulu dan sangkar yang khas.

"Semoga kita terus melanjutkan tradisi nenek moyang kita, salah satunya dengan merawat burung perkutut. Mari kita jaga satwa dan fauna yang ada di negeri kita, agar mereka juga memiliki habitat yang nyaman, dan tentu saja terjaga kelestariannya," katanya. (sumber: www.pasuruankab.go.id)

Penulis : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

14 Jul 2020 19:45 WIB

Update Covid-19 Pasuruan: 6 Orang Positif, 1 Bayi Sembuh

Ngopibareng Pasuruan

Total yang positif corona ada 453 orang.

14 Jul 2020 05:25 WIB

12 Warga Pasuruan Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Ngopibareng Pasuruan

Sementara, ada 9 warga yang dinyatakan positif covid-19.

13 Jul 2020 19:32 WIB

Pandemi Corona, Irsyad: ASN Bekerja Jangan Sekedar Rutinitas

Ngopibareng Pasuruan

ASN bekerja harus mengacu pada SAKIB.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...