Reporter Piala Dunia Dicium dan Diremas Dadanya Saat Siaran Langsung

21 Jun 2018 14:07

Lihat versi non-AMP di Ngopibareng.id

Bagi jurnalis televisi, siaran langsung di keramaian tak bisa diprediksi. Seperti dialami reporter berita TV Jerman, Deutsche Welle, Julieth Gonzalez Theran yang tengah menyiarkan Piala Dunia 2018 dari Kota Saransk, Rusia.

Tiba-tiba seorang pria berkemeja putih dibalut dengan jaket hitam serta memakai topi itu menghampiri Theran. Pria tak dikenal itu merangkul pundak wartawan olahraga tersebut, lalu tampak memegang dada Theran dan mencium pipinya.

Theran tampak kaget dan secara spontan sedikit mengambil jarak. Hanya saja ia pun tidak tampak marah dan terus berbicara meneruskan laporannya, seakan-akan tidak terjadi apa-apa. Namun, si pria tak dikenal itu langsung lalu pergi dengan muka tak bersalah.

Tak terima mendapat perlakuan tersebut, Theran kemudian memposting video dari serangan itu ke tulisan Instagramnya.

“Saya berada di sana selama sekitar dua jam untuk mempersiapkan barang-barang saya dan tidak ada yang terjadi pada saya. Tetapi ketika saya telah berbicara di depan kamera, orang itu memanfaatkannya,” demikian pernyataan Theran, dikutip dari Mirror.

Theran pun menunjukkan sikap yang sangat kesal dengan tindakan oknum pendukung sepakbola tersebut.

“Dia mendatangi saya, memberi saya ciuman dan dia menyentuh payudara saya. Saya harus melanjutkan (laporannya), setelah itu saya mencoba untuk melihat apakah pria itu masih ada di sana tetapi dia telah pergi,” ucapnya kesal.

Menurut Theran, dirinya tidak pantas mendapatkan perlakuan tak terpuji itu dari pihak manapun. “Kami tidak pantas mendapatkan perlakuan ini. Kami sama-sama profesional. Saya berbagi kebahagiaan sepakbola tetapi kami harus mengidentifikasi batas antara kasih sayang dan pelecehan. Mudah-mudahan kejadian seperti ini tidak terulang bagi reporter wanita lainnya,” tegasnya.