PESAN KHUSUS: KH Said Aqil Sirjo dan jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jakarta. (foto: ist)

Renungan Idul Fitri KH Said Aqil: Hindari Pertikaian dan Perpecahan

15 Jun 2018 13:59

Lihat versi non-AMP di Ngopibareng.id

“Mari kita perkuat persaudaraan itu setelah kita melampaui bulan Ramadhan dan memasuki Idul Fitri,” kata Kiai Said Aqil Siroj.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatu Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj mengimbau umat Islam untuk memanfaatkan kesempatan hari raya Idul Fitri 1439 H (lebaran) sebagai perekat persaudaraan sesama umat Islam dan persaudaraan sesama anak bangsa.

“Jadi mari kita ambil momentum yang sangat penting ini. Kita bangun ukhuwah islamiyah dan ukhuwah wathaniyah, persaudaraan sesama umat Islam dan persaudaraan sesama warga bangsa setanah air,” kata Kiai Said, pesan Idul Fitri kepada umat Islam, didampingi Bendahara Umum PBNU H Bina Suhendra dan Sekjen PBNU H Helmy Faishal Zaini.

Kiai said berharap Indonesia menjadi bangsa yang solid dan jauh dari perpecahan, pertikaian, dan ketegangan.

“Mari kita perkuat persaudaraan itu setelah kita melampaui bulan Ramadhan dan memasuki Idul Fithri. Dengan demikian kita menjadi bangsa yang solid dan menjalin persaudaraan yang saling memaafkan,” kata Kiai Said, dalam keterangan diterima ngopibareng.id, Jumat (15/6/2018).

Kiai Said mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1439 H. Menurutnya, masyarakat sudah bisa mulai takbiran Kamis (14/6) malam.

“Selamat hari raya Idul Fitri 1439 H. Sambut hari raya ini dengan gembira. Semoga ibadah puasa ini mendidik kita untuk menjadi lebih baik pada sebelas bulan ke depan,” kata Kiai Said. (adi)