Rektor UB, Nuhfil Hanani saat meresmikan logo baru 3 unit Badan Usaha Non-Akademik (UB). (Foto: Istimewa)

Rektor UB Resmikan Tiga Logo Baru Unit Bisnisnya

Pojok Unibraw 21 October 2019 20:00 WIB

Rektor Universitas Brawijaya (UB), Malang, Jawa Timur, Nuhfil Hanani meresmikan logo baru tiga unit binaan Badan Usaha Non Akademik (BUNA) Universitas Brawijaya (UB) di Ruang Pertemuan Wora Wari, Griya Brawijaya, Senin 21 Oktober 2019.

Ketiga logo yang baru diresmikan tersebut adalah Griya Brawijaya, UB Kantin, dan UB Sport Center. Nuhfil mengatakan, BUNA UB harus meningkatkan kembali prestasi pendapatannya.

Meskipun, pencapain sampai saat ini dinilai baik dan progresif, ia berharap prestasi tersebut terus digenjot dengan inovasi-inovasi.

Inovasi bisnis, kata Nuhfil, perlu diperkaya supaya minat publik terhadap badan usaha yang sedang berlangsung ini dapat menghasilkan pencapaian yang maksimal.

“Contohnya, inovasi bikin kaos saat wisuda. Mahasiswanya saja sekitar 1100, tapi jangan lupa ada keluarga mereka, ada temen-temennya. Kalau belum ada, ya dibuat,” ujar pria yang juga dosen Fakultas Pertanian UB tersebut.

Nuhfil juga mendorong potensi-potensi yang lainnya untuk dimanfaatkan secara optimal. Hal ini, kata dia, perlu dilakukan untuk mengembangkan bidang usaha ke depannya.

“Nah, ini pasarnya sudah luar biasa. Terima kasih, perkembangannya luar biasa,” ujarnya.

Nuhfil juga mengingatkan kepada satuan unit kerja di BUNA untuk tidak mudah puas dengan capaian yang ada saat ini.

“Saya berharap Badan Usaha Akademik (BUA) dan BUNA, bisa terus berupaya melakukan yang terbaik. Ayo bareng-bareng kita berjuang untuk UB ini,” ajak Nuhfil.

Melalui langkah ini, pihak Nuhfil optimis target masuk 500 perguruan tinggi terbaik dunia akan segera tercapai. Selain itu, upaya ini untuk meningkatkan bidang otonomi kampus dalam bidang pendapatan.

Direktur Utama BUNA UB, Anthon Efani, melaporkan prestasi dan pencapaian BUNA beberapa tahun terakhir. Mulai dari 2016 sampai 2017, tercatat kenaikan pendapatan yang meningkat sebanyak 20 persen. Tahun 2017 sampai 2018 pendapatan yang dihasilkan meningkat 30 persen.

Dalam dua tahun terakhir, pihaknya fokus melakukan peningkatan tata kelola usaha yang meliputi keuangan, SDM, marketing dan kerjasama sesuai prinsip BLU (Badan Layanan Umum). Tahun 2019 ini, BUNA menargetkan pendapatan hingga naik 20 persen dari pada tahun sebelumnya.

“Saat ini, kita mulai untuk skill up atau meningkatkan skala usaha. Tentunya kami akan menyesuaikan UB sebagai kampus PTN-BH nantinya. Kami berkomitmen untuk berupaya sebaik-baiknya untuk UB,” kata dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UB itu.

Sebagai informasi, BUNA UB membidani enam badan usaha non akademik yaitu Griya Brawijaya, Guest House, UB Kantin, UB Coffee, UB Sport Center, dan UB Media.

“Dari sini inovasi dimulai. Kami ingin spirit ini dimiliki oleh semua tim,” tegasnya.

Logo yang diresmikan tersebut merupakan hasil dari lomba yang diikuti oleh seluruh civitas akademika Universitas Brawijaya. Rektor UB mengaku akan selalu mendukung gebrakan dan inovasi yang lahir dari BUNA UB.

Penulis : Lalu Theo Ariawan Hidayat Kabul

Editor : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

08 Jul 2020 09:59 WIB

Tiga Pengunjung Reaktif, Pemkot Malang Tutup Kafe

Jawa Timur

Tiga pengunjung tersebut ditempatkan di rumah karantina.

06 Jul 2020 20:16 WIB

Angka Kematian Pasien Covid-19 di Kota Malang Tinggi

Jawa Timur

Paling banyak penyebabnya karena penyakit penyerta atau komorbid.

06 Jul 2020 17:35 WIB

Mantan Wawali Kota Malang Bambang Priyo Meninggal karena Diabetes

Jawa Timur

Bambang Priyo Utomo meninggal di usia 68 tahun.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...