Whisnu Sakti Buana (kiri) saat menyerahkan berkas pendaftaran bakal calon walikota pada Ketua DPC PDIP Surabaya Adi Sutarwijono. (Foto: Antara)

Rekom PDIP ‘Final’, Whisnu-Eri Maju di Pilwali

Pilkada 08 August 2020 22:45 WIB

PDI Perjuangan hampir pasti akan memberikan rekomendasi pada Whisnu Sakti Buana. Whisnu akan dipasangkan dengan Eri Cahyadi, Kepala Bapeko Surabaya. Keputusan ini hampir final dan tinggal menuangkannya dalam selembar kertas rekomendasi untuk dibawa ke KPU Surabaya. Jika tidak ada peristiwa besar maka rekom ini sudah final. Atau setidaknya hingga tulisan ini dibuat, rekom untuk pasangan ini hampir pasti final.

“Sudah final Whisnu dan Eri. Keputusan DPP, Bu Mega sudah setuju,” ujar orang dekat Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri ketika berbincang dengan Ngopibareng.id, Sabtu, 8 Agustus 2020, malam.

Pasangan Whisnu dan Eri juga telah diputuskan DPP atas masukan dari berbagai pihak. Bahkan Istana disebut-sebut juga berperan dalam rekom untuk Surabaya ini.

“Ini juga perintah Presiden Jokowi,” kata dia.

Untuk menjelaskan hasil keputusan ini, Whisnu juga telah dipanggil ke Jakarta. Rencananya rekomendasi Pilkada untuk Surabaya ini segera diumumkan berbarengan dengan rekomendasi DPP PDI Perjuangan tahap III yang akan diumumkan Agustus ini.

Sementara itu, Whisnu hingga berita ini diturunkan belum bisa dihubungi. Beberapa orang dekat Whisnu, membenarkan adanya info ini. “Tapi semua masih menunggu. Sebelum ada kertas (rekomendasi tertulis) kami belum bisa berandai-andai,” ujarnya.

Dia mengatakan, Whisnu saat ini memang berada di Jakarta untuk berkoordinasi terkait Pilkada Kota Surabaya. Ada rencana, jika tidak ada perubahan, rekom ini akan diumumkan pada Selasa depan.

Sekadar diketahui, meski pemenang pemilu di Surabaya, namun hingga saat ini PDI Perjuangan belum juga mengumumkan calon yang akan diusung. Padahal proses pendaftaran Pilkada segera dilakukan pada 4-6 September 2020 mendatang.

Banyak internal kader PDI Perjuangan yang berniat maju dan berharap dapat rekomendasi PDI Perjuangan. Selain Whisnu yang saat ini menjabat Wakil Walikota Surabaya, kader PDI Perjuangan yang juga ingin maju, di antaranya anggota DPRD Jatim Armudji; serta istri mantan Walikota Surabaya Bambah DH, Dyah Katarina.

Selain itu juga ada nama Eri Cahyadi yang meskipun tidak secara resmi mendaftar lewat PDI Perjuangan, namun mendapatkan restu khusus dari Tri Rismaharini.

Munculnya nama Whisnu, Dyah Katarina dan Eri ini juga tak lepas dari pertarungan tiga faksi di PDI Perjuangan Surabaya. Kini setelah rekom hampir pasti turun, adalah tugas Whisnu untuk merangkul semuanya, agar PDI Perjuangan tetap bisa mempertahankan predikat sebagai Wali Penjaga Kota Surabaya.

 

Penulis : Rohman Taufik

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

01 Oct 2020 08:14 WIB

Debat Kepribadian

Dahlan Iskan

Pilpres AS memasuki masa debat calon pilpres. Siapa yang menang?

01 Oct 2020 07:45 WIB

Lapierre Aircode DRS, Upgrade Sepeda Aero Jadi Nyaman dan Laju

Gowes Bareng

Lapierre tidak hanya membuat sepeda lebih aerodinamis, geometri frame juga membuat posisi cyclist jadi lebih aero.

01 Oct 2020 07:36 WIB

Mendadak, Nasrudin Hoja Tak Dikenal

Humor Sufi

Humor sufi mengasah kepekaan diri

Terbaru

Lihat semua
01 Oct 2020 08:14 WIB

Debat Kepribadian

Dahlan Iskan
Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...