Reevo E-Bike dengan desain  futuristik dan roda hubless. (Foto: Istimewa)
Reevo E-Bike dengan desain futuristik dan roda hubless. (Foto: Istimewa)

Reevo Hubless E-Bike, Sepeda Elektrik Akan Rilis Oktober 2021

Ngopibareng.id Gowes Bareng 30 November 2020 07:08 WIB

Evolusi sepeda tak ada hentinya. Kali ini sepeda elektrik alias E-Bike karya Beno Technologies Amerika Serikat yang diberi nama Reevo. Bergaya futuristik. Dari penampilannya nampak sangar, dengan sepasang roda yang tanpa hub dan jeruji.

Selain itu, bentuk frame-pun meliuk seksi dan tanpa sambungan. Semuanya memiliki flow yang enak dilihat. Roda depan yang hubless itu dipegang oleh fork tunggal sebelah kanan.

Sedangkan belakang yang juga hubless dipegang oleh “chainstay” mungil persis di belakang pedal bermotor itu. Untuk baterenya, disimpan di toptube (sekaligus downtube). Baterai itu bisa dilepas jadi bisa diganti-ganti tanpa harus menunggu lama untuk dicharge.

ReevoHublessEBike Foto IstimewaReevo-Hubless-E-Bike. (Foto: Istimewa)

Sepeda e-bike Reevo ini dikendalikan dari smartphone untuk berbagai fiturnya. Salah satu fitur utama adalah sisi keamanan. Sepeda tidak bisa digunakan apabila tidak ada sidik jari pemilik. Dan secara otomatis, kedua roda akan terkunci apabila tidak lulus sensor sidik jari.

Saat ini Reevo sedang dalam tahap produksi. Sepeda ini diriset dan dikembangkan oleh Beno Techonologies sejak 2016. Pendirinya, Alec Lim memiliki mimpi yang sangat tinggi akan sepeda masa depan. Lahirlah Reevo ini bersama timnya.

Oktober 2020, Alec melaunching sepeda futuristik ini melalui situs www.indiegogo.com. Yakni situs yang menampung berbagai ide kreatif dan mengumpulkan uang dari sumbangan para calon pembelinya.

Ssensor jari dan smartphone jadi  pengendali Reevo Ebike ini Foto IstimewaSsensor jari dan smartphone jadi pengendali Reevo E-bike ini. (Foto: Istimewa)

Menurut situs itu, Oktober 2021, Reevo akan sampai ke rumah Anda setelah ditebus seharga USD5.299.

Sepeda masa depan ini menggunakan mesin 750 watt (untuk pasar Amerika Serikat) dan 250 watt (untuk pasar Eropa). Keduanya membutuhkan waktu charging tiga jam untuk mengisi baterai 48 volt, 10,5 ampere. Sekali charge bisa digunakan untuk jarak 60 km.

Reevo ini diklaim berbobot 25 kg dan maksimal bisa digunakan oleh cyclist berbobot 120 kg. Berapa maksimum kecepatannya? Diklaim, Reevo bisa melaju hingga 50 km/jam untuk versi Amerika Serikat. Dan untuk versi Eropa “hanya” 25 km/jam.

Sebagai fitur keselamatan, di roda depan belakang terdapat lampu dengan sensor. Sehingga akan menyala sendiri apabila keadaan gelap. Dan ada sein di lampu belakangnya.

Uniknya, karena roda belakang itu hubless maka ruang kosong itu bisa dipasangi tas sepeda yang sudah didesain khusus. Pingin? Silahkan order via www.indiegogo.com dan tunggu Oktober 2021! 

Baterai diletakkan di tengah frame Foto IstimewaBaterai diletakkan di tengah frame. (Foto: Istimewa)
Reevo futuristik dengan hubless dan lampu bersensor Foto IstimewaReevo futuristik dengan hubless dan lampu bersensor. (Foto: Istimewa)
Roda akan otomatis mengunci apabila sidik jari tidak cocok Foto IstimewaRoda akan otomatis mengunci apabila sidik jari tidak cocok. (Foto: Istimewa)
Roda hubless bercita rasa masa depan Foto IstimewaRoda hubless bercita rasa masa depan. (Foto: Istimewa)
Tas khusus bisa dipasang di lubang tengah roda belakang hubless Foto IstimewaTas khusus bisa dipasang di lubang tengah roda belakang hubless. (Foto: Istimewa)

Penulis : Yudy Hananta

Editor : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

22 Jan 2021 14:15 WIB

Pakar Kesehatan Unair Dukung Perpanjangan PPKM

Surabaya

PPKM bisa bantu turunkan pertambahan pasien corona

22 Jan 2021 14:00 WIB

Jadi Presiden, Biden Perpanjang Pembatasan Nuklir dengan Rusia

Internasional

Perjnajian the New START diperpanjang hingga lima tahun.

22 Jan 2021 14:00 WIB

Sepekan Tak Bayar Denda, KTP Pelanggar Prokes Akan Diblokir

Surabaya

Pelanggar diberi waktu 7 hari untuk bayar denda.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...