Razia protokol kesehatan di area Taman Bungkul, pada Sabtu, 18 Oktober 2020. (Foto: Istimewa)
Razia protokol kesehatan di area Taman Bungkul, pada Sabtu, 18 Oktober 2020. (Foto: Istimewa)

Razia Protokol Kesehatan di Taman Bungkul, 222 Orang Rapid Test

Ngopibareng.id Rek, Ojok Angel Tuturane 18 October 2020 14:12 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali melakukan razia protokol kesehatan di area Taman Bungkul. Warga yang terjaring razia langsung menjalani rapid test di lokasi. Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Eddy Christijanto mengatakan kegiatan tersebut dilakukan pada, Minggu, 18 Oktober 2020, tadi malam. Yang dihadiri juga Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.

Petugas gabungan yang melakukan razia terdiri dari Satpol PP, BPB Linmas, serta Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya. Tak hanya itu, kegiatan tersebut dibantu juga aparat Kepolisian serta TNI.

Eddy mengungkapkan, warga yang disasar pada malam Minggu, tadi, terdiri dari pengunjung kafe, serta pengguna jalan yang melintas di seputaran Taman Bungkul.

"Bu Wali, jajaran pemkot dan petugas gabungan langsung melakukan penyisiran dan blocking area di titik-titik keramaian yang berada di seputaran Taman Bungkul," kata Eddy saat dikonfirmasi, Minggu, 18 Agustus 2020.

Setelah melakukan penyisiran dan blokade, kata Eddy, petugas kemudian menginstruksikan para pengunjung tersebut untuk menuju ke halaman Taman Bungkul, guna melakukan pendataan.

Kemudian, setelah para pengunjung selesai menjalani proses pendataan, mereka langsung menjalani rapid test antigen di lokasi. Bagi yang hasilnya reaktif dilanjutkan dengan swab tes.

"Total peserta 222 orang, yang di swab  21 orang, yang di-rapid 201 orang. Hasil reaktif 4 orang dan hasil non reaktif 197 orang," ungkapnya.

Eddy mengatakan, empat orang yang memiliki hasil reaktif tersebut, dua di antaranya ber-KTP Surabaya. Sementara itu sisanya merupakan warga Kabupaten Sidoarjo, namun berdomisili Surabaya.

"Empat warga dengan hasil tes rapid reaktif dinaikkan ke armada truk penumpang BPB Linmas untuk diluncurkan ke tempat isolasi di Hotel Jalan Embong Kenongo," tutupnya.

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun

Penulis : Andhi Dwi Setiawan

Editor : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

05 Dec 2020 05:46 WIB

Menuju Allah dengan Cinta, Pesan Imam Al-Ghazali

Khazanah

Mahabbah, modal awal menjalin komunikasi pada Allah SWT

05 Dec 2020 05:29 WIB

Selesai Salat Lalu Tidur, Memakmurkan Masjid Justru Lebih Mulia

Islam Sehari-hari

Kemuliaan bagi para pemakmur masjid

05 Dec 2020 04:41 WIB

Neraka dan Pilihan Ketemu Artis di Akhirat! Ini Penjelasan Ulama

Islam Sehari-hari

Terkait seorang mengolok-olok neraka, apa hukumnya?

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...