Ratusan mahasiswa di Kota Malang saat menggelar aksi menolak Omnibus Law RUU Cipta Lapangan Kerja di depan DPRD Kota Malang (Foto: Lalu Theo/ngopibareng.id)

Mahasiswa Kota Malang Tolak Omnibus Law

Jawa Timur 24 February 2020 17:00 WIB

Ratusan mahasiswa Kota Malang yang tergabung dalam Aliansi Rakyat untuk Demokrasi (ARD) gelar aksi di Gedung DPRD Kota Malang, Senin 24 Februari 2020.

Mereka menolak rancangan undang-undang (RUU) Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja, karena dinilai sangat pro investasi dan berdampak menghilangkan hak-hak masyarakat.

Korlap Aksi, Ramli Abdul Razak mengatakan, Omnibus Law RUU Cipta Lapangan Kerja dapat mengancam hak masyarakat mulai dari sektor agraria, lingkungan sampai ketenagakerjaan.

"Kami dari berbagai elemen gerakan masyarakat turun ke jalan untuk menolak RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja yang dapat mencederai hak normatif masyarakat," katanya, Senin 24 Februari 2020.

Di sektor ketenagakerjaan, kata Ramli, Omnibus Law RUU Cipta Lapangan Kerja dapat menghapus hak pekerja yang tertuang dalam UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan.

Dalam UU Nomor 13 Tahun 2003, kata Ramli, hak-hak pekerja sering dilanggar oleh korporasi, apalagi dengan adanya Omnibus Law.

"Omnibus Law RUU Cipta Lapangan Kerja ini justru lebih menyengsarakan para pekerja," ujarnya.

Di sektor agraria, kata Ramli, Omnibus Law RUU Cipta Lapangan Kerja berusaha mencabut adanya Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) seperti yang diatur dalam Undang-Undang nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup (UUPPLH). Serta mencederai semangat Undang-Undang nomor 5 tahun 1960 tentang pokok-pokok agraria.

"Dengan adanya Amdal saja korporasi masih banyak yang melakukan pelanggaran," katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Malang, Rimzah menyatakan, dewan tak bisa ikut menolak Omnibus Law RUU Cipta Lapangan Kerja yang dikehendaki massa aksi.

"Namun, kami akan meneruskan tuntutan kawan-kawan ke pusat," ujar politisi Partai Gerindra.

Penulis : Lalu Theo Ariawan Hidayat Kabul

Editor : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

05 Apr 2020 20:17 WIB

Gelar Pesta Seks di Tengah Wabah, Kyle Walker Minta Maaf

Liga Inggris

Pemain Manchester City ini terancam sanksi internal dari klubnya

05 Apr 2020 20:15 WIB

Lagu Hits Aisyah Istri Rasulullah Tuai Kontroversi

Musik

Disarankan untuk gubah lirik lagu Aisyah Istri Rasulullah.

05 Apr 2020 19:55 WIB

IDI Kembali Berduka, 18 Dokter Meninggal saat Pandemi Corona

Nasional

Kabar kematian terbaru dua dokter meninggal berstatus PDP corona.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.