Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho saat menyaksikan langsung penghapusan tato pada salah satu Bonek di RS Bhayangkara Surabaya. (Foto: Faiq/ngopibareng.id)

Ratusan 'Bonek Hijrah', Hapus Tatto dan Tindik

Surabaya 25 October 2019 17:40 WIB

Ratusan Bonek rame-rame ‘hijrah’ menghapus tatto dan lubang tindik yang mereka miliki. Ratusan Bonek pendukung Persebaya ini menghapus tatto dan lubang tindik di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur.

Kegiatan ini sebenarnya sudah berlangsung sejak Kamis 24 Oktober 2019 kemarin. Di hari pertama, ada 21 bonek yang ‘bertobat’ menghapus tattonya. Sementara untuk penutupan lobang tindik ada sekitar 58 bonek.

Di hari kedua, pada Jumat 25 Oktober 2019, rencananya sampai malam nanti ada sekitar 100 bonek yang akan menghapus tatto serta 50 bonek yang ingin menutup lobang tindik.

Kegiatan yang diinisiasi  oleh kepolisian di Jawa Timur bekerjsama bersama dengan karang taruna. Tak lupa peran penting Bonek. Kegiatan ini sejatinya bagian dari bakti sosial untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober nanti. Acara ini bertajuk 'Bonek Hijrah'.

Dalam bakti sosial penghapusan tatto tersebut, awalnya ratusan bonek mendaftar lewat koordinator tribun masing-masing. Setelah daftar mereka kemudian di tes darah, tes HIV dan kesehatan pada 21-22 Oktober 2019 lalu. Ada puluhan tenaga medis yang sudah disiapkan oleh Bid Dokes Polda Jatim termasuk di dalamnya dokter spesialis kulit.

Hadir dalam acara Bonek Hijrah yakni Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho. Menurut Sandi, rencananya acara ini akan diselenggarakan setiap tahunnya.

"Ini bukti bahwa kepolisian di Jatim khususnya Polrestabes Surabaya bersinergi bersama dengan bonek. Dalam beberapa momen kita sering adakan nonton bareng bersama. Kali ini alhamdulillah bisa mengadakan baksos bersama, dan syukurlah respon dari bonek sangat bagus," ucap Sandi.

Sementara salah satu bonek bernama Boncel (nama panggilan) mengaku senang dengan adanya kegiatan ini. Menurutnya penghapusan tatto bila dilakukan di tempat luar bisa menembus jutaan rupiah.

"Dari dulu uda mau hapus, cuma kok kebetulan ini baksos gratis jadi saya ikut. Kalau di luar sana hapus tato jutaan tergantung ukurannya juga," ucapnya.

Penulis : Faiq Azmi

Editor : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

02 Jun 2020 19:53 WIB

Kapolda Jatim Pimpin Sertijab Tiga Jabatan

Jawa Timur

Adalah jabatan Wakapolda Jatim, Irwasda dan Kapolrestabes Surabaya

01 Jun 2020 14:47 WIB

Polresta Sidoarjo Tambah Kampung Tangguh di Perbatasan Surabaya

Jawa Timur

Surabaya menjadi wilayah zona merah yang menulari wilayah sekitarnya.

29 May 2020 17:59 WIB

Soal Kampung Tangguh, Mabes Polri Tinjau Langsung ke Malang

Jawa Timur

Angka penyebaran Covid-19 turun dengan adanya Kampung Tangguh.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...