Mbah MIjan.

Ramalan Tembus, Netizen Minta Mbah Mijan Santet Teroris

Ngopitainment 14 May 2018 15:00 WIB

Usai peristiwa bom bunuh diri yang tejadi di tiga gereja di Surabaya, Minggu, 13 Mei 2018, paranormal Mbah Mijan kembali membahas status lamanya yang ia buat pada akhir Desember 2017 lalu.

Postingan tersebut, ia unggah kembali di akun Instagram pribadinya @mbahmijan. "30/12/17, saya mengutuk aksi bom Surabaya!!!" tulis Mbah Mijan.

Dalam postingannya, Mbah Mijan menyinggung soal kewaspadaan atas gerakan teroris.

"Walaupun terlihat diam, sunyi, tenang! Semua wajib waspada terhadap teroris, kita semua tahu semakin tahun jumlahnya semakin meningkat, kendati diartikan "transisi & perbaikan" sisi buruk Kolo Munju, bisa berdampak pada transisi yang negatif, 2018 jangan sampai banyak darah!" tulisnya.

 

30/12/17, saya mengutuk aksi bom Surabaya!!!

A post shared by Mbah Mijan (@mbahmijan) on

Karena penerawangannya terbukti benar, netizen pun justru menyalahkan Mbah Mijan. Menurut netizen, jika Mbah Mijan sudah tahu soal aksi pengeboman itu, harusnya ia bisa mencegahnya, dengan hal-hal yang bisa dilakukan seorang paranormal, seperti menyantet para pelaku bom tersebut.

@rilwanuyahya: "Mbah kalo udah tau bukan di cegah mbah,"

@d_an9434: "Semoga mbah mijan di beri kesehatan rejeki melimpah biar bisa bantu kita lebih kepo lagi 😊😊😊😊 mbah mijan santet teroris nya mbah ...love u mbah mijan,"

 

@cute.lolipop: "Mbah kenapa gk disantet aja itu teroris sana mbah keluarkan jurusnya biar banyak org percaya kalau mbah memang punya kekuatan super.. Kan mbah gk ada salahnya basmi org jahat..dan terkutuk...kasihan mbah sudah b anyak korban jiwa...tolong mbah keluarkan jurusnya biar kapok mereka," (amm)

Penulis : Amanah Nur Asiah

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

29 Feb 2020 19:21 WIB

Dinkes Surabaya Pantau Kelompok Berisiko Corona

Jawa Timur

Kelompok berisiko adalah warga yang pernah ke negara endemik corona.

29 Feb 2020 18:51 WIB

PDEI Sebut Tak Ada Jaminan Indonesia Bebas Corona

Nasional

Tak ada kasus bukan berarti tak ada virus corona di Indonesia.

29 Feb 2020 18:31 WIB

Sosialisasi Kenaikan Tarif Batal Digelar, Gapasdap Jatim Kecewa

Perhubungan

Gapasdap Kecewa Sosialisasi Kenaikan tarif batal digelar

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.