Menpar Arief Yahya. foto:dok
Menpar Arief Yahya. foto:dok

Rakornas Dikepung Pasar GenPi, Menpar Bilang: Ini Sueru Tenan

Ngopibareng.id Gerak Wisata 22 March 2018 14:57 WIB

Bali menjadi momentum untuk mencapai target besar pariwisata. Rakornas pun menjadi bagian dari even untuk berpromosi.

Menpar Arief Yahya menyebut, Rakornas yang sedang berlangsung di Bali ini adalah Rakornas Zaman Now.

Rapat Koordinasi Pariwisata I tahun 2018 yang dilangsungkan di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), 22-23 Maret 2018, tak hanya disetting meriah tetapi juga penuh dengan suasana digital hingga instagramabel.

 “Apalagi temanya digital destination and nomadic tourism, ini membuat Rakornaspar seperti menyambut tamu-tamu pariwisata,” kata Menpar Arief Yahya. 

Subjeknya, anak-anak muda millenials Genpi, Generasi Pesona Indonesia. Mereka yang selama setahun ini selalu membuat trending topic di media sosial, memviralkan destinasi wisata, mempromosikan calendar of events dan kebijakan pariwisata. 

Mereka adalah aktivis media sosial di berbagai platform, dan sekaligus bergerak secara offline mengembangkan #DestinasiDigital berupa Pasar Zaman Now, atau pasar-pasar Genpi.

“Saya ingin tahun 2018 ini ada 100 Destinasi Digital di 34 provinsi di tanah air,” ungkap Arief Yahya. 

Karena menghadirkan komunitas anak muda, dan bergerak di pariwisata maka performance Rakornas kali ini pun dikemas dengan cara yang beda. Sama dengan deferensiasi Destinasi Digital, yakni harus Instagramable. Instagrnic, fotogenic, digitalable. 

Ada banyak keunikan di lokasi Rakornas I/2018 itu. Pertama, dresscode peserta  Rakornas, busana wisata! Boleh pakai celana pendek, baju hawaii, sepatu kets, topi pantai untuk tema wisata bahari. Boleh juga baju advanture, celana gunung, sepatu boots. 

Boleh pula baju sporty, bagi yang suka sport tourism dan sport event. Baju casual, celana jins, dengan segala atribut khasnya. 

Kedua, atmosfir ruangan Rakornas juga dibuat unik, serba instagenic. Ada 1001 spot foto dengan backgroun yang beraneka ragam. Ada 1001 kata-kata unik yang akan dibagikan ke peserta sebagai gimmick. 

Ketiga, destinasi digital yang sudah eksis, juga ditampilkan di arena Rakornas. Agar menginspirasi peserta Rakornas yang berasal dari perwakilan 34 provinsi di tanah air. Ada #PasarKaretan #PasarPancingan #PasarKakiLangit #PasarTahura #PasarBabaBoentjit, #PasarSitiNurbaya #PasarMangrove #PasarSemarangan #Pasarkaulinan Menes. 

Keempat, posisi tempat duduknya juga zaman now banget. Tidak model baris dari depan ke belakang yang biasa. Juga tidak model “U” atau “V” atau “L”, tetapi mirip lajur-lajur memanjang kalau makan nasi bancakan. Tujuannya, jika difoto dari atas akan kelihatan seru dan zaman now banget. 

Kelima, akan ada banyak paparazi, fotografer, videografer yang bertebaran banyak mata kamera. Jadi, hati-hati dengan penampilan di Rakornas Pariwisata kali ini. Harus keren, harus seru, dan instagenic. 

Dan yang lebih seru lagi, akan ada live event di semua medsos. “Jadi terus ikuti Rakornas Patiwisata kali ini yang seru di offline, dan heboh di online!” kata Arief Yahya.(*)

Penulis : Widi Kamidi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

04 Dec 2020 12:20 WIB

LSM: Ribuan Orang Bali Kelaparan

Human Interest

Dampak ambruknya industri wisata akibat pandemi Covid-19.

03 Dec 2020 17:05 WIB

238 Mahasiswa Positif Covid-19 Usai Hadiri Pengenalan Kampus

Rek, Ojok Angel Tuturane

Mahasiswa Poltrada Bali sebanyak 238 orang positif Covid-19.

01 Dec 2020 23:30 WIB

KPK Telusuri Dugaan Aliran Dana Kasus Edhy Prabowo ke Ngabalin

Korupsi

KPK menjelaskan posisi Ngabalin dalam kasus Edhy Prabowo.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...