Dirjen Kelembagaan, IPTEK, dan Dikti Kemenristekdikti, Patdono Suwignjo, (dua dari kiri) dan Dirjen Sumber Daya, IPTEK, dan Dikti, Ali Ghufron Mukti (tiga dari kiri) berdialog interaktif dengan peserta Rakernas I ABPPTSI. (Dok)
Dirjen Kelembagaan, IPTEK, dan Dikti Kemenristekdikti, Patdono Suwignjo, (dua dari kiri) dan Dirjen Sumber Daya, IPTEK, dan Dikti, Ali Ghufron Mukti (tiga dari kiri) berdialog interaktif dengan peserta Rakernas I ABPPTSI. (Dok)

Rakernas I Asosiasi BPPTSI, Tingkatkan Relevansi dan Kualitas SDM di Era Teknologi dan Inovasi Disrupsi

Ngopibareng.id Nasional 16 July 2018 18:07 WIB

Universitas Narotama Surabaya menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPPTSI), pada 16-17 Juli 2018 di Hotel JW Marriott Surabaya.

Rakernas I ini dibuka dengan sambutan dari ketua pelaksana, Iswachyu Dhaniarti dan ketua pengurus pusat ABPPTSI, Thomas Suyatno. Dalam sambutannya, Thomas mengatakan bahwa di era disrupsi norma-norma tak lagi cocok. Pengelolaan perguruan tinggi dengan metode lama sudah tidak tepat dan tidak akan bisa berhasil jika dilaksanakan di era ini.

Dirjen Kelembagaan, IPTEK, dan Dikti Kemenristekdikti, Patdono Suwignjo menjelaskan tentang perubahan yang harus dilakukan oleh dunia pendidikan tinggi. Patdono menyebutkan ada dua perubahan dunia pendidikan tinggi seiring dengan terjadinya Revolusi Industri 4.0 di era disrupsi ini. Yang pertama adalah sistem online learning dan perubahan kebutuhan lapangan pekerjaan.

"Sistem online learning terus berjalan pesat, di dalam maupun di luar negeri. Indonesia pun sudah tidak bisa menghindar, sehingga mulai tahun depan akan lebih banyak lagi penyelenggara online based learning," ungkapnya.

Wakil Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang tengah bersama rektor Universitas Narotama dan ketua pelaksana Iswachyu Dhaniarti DokWakil Ketua DPD RI, Oesman Sapta Odang (tengah) bersama rektor Universitas Narotama, dan ketua pelaksana, Iswachyu Dhaniarti. (Dok)

Sistem online learning ini menjadi jembatan yang akan membantu pendidikan tinggi untuk masuk ke pelosok negeri yang tidak memiliki gedung perkuliahan.

"Namun tantangannya ada pada infrastruktur internet yang harus diperbaiki dengan sempurna," lanjutnya.

Kemenristekdikti mendorong perguruan tinggi negeri maupun swasta untuk menyiapkan diri dan melaksanakan sistem online learning. "Ada baiknya dilakukan dengan pembuatan konsorsium oleh PTN dan PTS, sehingga lebih mudah dalam persiapan sistem dan infrastrukturnya," ujarnya.

Sedangkan dari segi perubahan kebutuhan kompetensi di lapangan pekerjaan, Patdono mengatakan saat ini lapangan kerja lebih fokus pada teknologi. Sehingga perguruan tinggi harus mulai mengkritisi kurikulum agar lulusannya terbiasa dengan lapangan kerja.

Wakil ketua DPD RI Oesman Sapta Odang memberikan keynote speech dalam Rakernas I ABPPTSI DokWakil ketua DPD RI, Oesman Sapta Odang memberikan keynote speech dalam Rakernas I ABPPTSI. (Dok)

Dalam Rekarnas I ABPPTSI ini turut hadir Wakil ketua DPD RI, Oesman Sapta Odang yang menjadi keynote speaker. Pria yang akrab disapa Oso itu juga menekankan agar perguruan tinggi swasta terus bertarung dan berjuang menghadapi perubahan.

"Dunia ini dengan teknologi dan inovasinya tidak akan pernah berhenti meskipun sekeras apapun kita berusaha untuk tidak mengikuti perubahan," jelasnya.

Dalam Rakernas I ABPPTSI juga diadakan pengukuhan dan pengesahan pengurus ABPPTSI wilayah Bali masa jabatan 2018-2022. Serta evaluasi program kerja dan budget pengurus ABPPTSI 2017/2018, dan penyusunan program kerja pengurus ABPPTSI 2018/2019. (amm)

Penulis : Amanah Nur Asiah

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

25 Feb 2021 09:00 WIB

5.512 Awak Media Divaksin Covid di GBK

Nasional

Vaksinasi Covid-19 wartawan akan digelar selama 3 hari di GBK.

25 Feb 2021 08:45 WIB

Terapkan Shuttle Diplomacy, RI Sikapi Situasi Politik Myanmar

Internasional

Retno Marsudi bertemu U Wunna Maung Lwin, Menlu Myanmar era kudeta

25 Feb 2021 08:35 WIB

7 Rumor Asmara G-Dragon Sebelum Jennie BLACKPINK

ngopiK-pop

G-Dragon sempat dekat dengan beberapa artis sebelum Jennie G-Dragon.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...