Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Miftachul Akhyar di Jombang. (Foto: Istimewa)
Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Miftachul Akhyar di Jombang. (Foto: Istimewa)

Rais Aam PBNU: Cita-cita Perjuangan Kiai Wahab Perlu Diwujudkan

Ngopibareng.id Khazanah 31 August 2020 04:38 WIB

Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Miftachul Akhyar mengungkapkan, cita-cita perjuangan KH Abdul Wahab Chasbullah mendahului zamannya. Jauh sebelum Indonesia merdeka, cita-cita itu diperjuangkan dengan bentuk-bentuk organisasi yang menjadi embrio berdirinya Nahdlatul Ulama.

Sebelum NU, ada Nahdlatul Wathan (Kebagkitan Tanah Air), Nahdlatul Tujjar (Kebangkitan Kaum Saudagar) dan Tashwirul Afkar (Penggodokan Pemikiran). Semua itu menjadi cikal-bakal berdirinya NU.

"Nah, sekarang cita-cita Kiai Wahab Chasbullah harus terus diperjuangkan dan diimplementasikan dalam kehidupan kita sekarang," tutur Kiai Miftachul Akhyar, dalam sambutannya, saat Launching Kiai Abdul Wahab Chasbullah Foundation, di Ndalem Kasepuhan PP Al-Lathifiyah I Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur pada Minggu, 30 Agustus 2020 malam.

Selain Kiai Miftachul Akhyar, beberapa tokoh hadir antara lain Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin, Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Jombang Mundjidah Wahab, dan penceramah KH Ahmad Muwafiq.

Dalam yayasan tersebut, keturunan KH Abdul Wahab Chasbullah bermaksud untuk membumikan pemikiran pendidikan, ekonomi dan sosial budaya dari ulama terkemuka sekaligus pejuang kemerdekaan tersebut.

"Yayasan ini didirikan sebagai ruang gagasan bagi anak cucu KH Abdul Wahab Chasbullah bersama masyarakat dalam melanjutkan dakwah dan perjuangan Kyai Wahab," kata salah satu pembina Kyai Abdul Wahab Chasbullah Foundation KH M Hasib Wahab, Minggu, 30 Agustus 2020 malam.

Pendirian yayasan tersebut juga bertujuan untuk mewujudkan nilai dan cita-cita perjuangan KH Abdul Wahab Chasbullah dalam memajukan kemaslahatan masyarakat Indonesia di bidang pendidikan, ekonomi dan sosial budaya agar tercipta semangat berkarya yang berdaya saing di era kemajuan teknologi dan globalisasi.

"Dakwah dan perjuangan Kyai Wahab berusaha mewujudkan bangsa Indonesia yang sejahtera lahir batin, berkeadilan sosial dengan menjunjung tinggi nilai-nilai cinta tanah air yang berlandaskan nilai-nilai Islam Ahlussunah Wal Jamaah An-Nahdliyah, sehingga dapat mengembangkan pandangan Islam moderat bagi seluruh umat manusia," tutur KH Hasib.

Ketua Yayasan Kyai Abdul Wahab Chasbullah Foundation Jaenal Effendy mengatakan peluncuran yayasan tersebut akan dihadiri beberapa tokoh secara fisik maupun virtual.

KH Abdul Wahab Chasbullah (1887-1971) dikenal sebagai ulama sekaligus pejuang kemerdekaan dengan pemikiran yang progresif dan lintas batas dan pergaulan yang menembus komunitas dan kelompok pejuang yang beragam.

Kiai Wahab merupakan perintis, pendiri, dan penggerak Nahdlatul Ulama yang dianugerahi gelar pahlawan nasional oleh Presiden Joko Widodo pada 7 November 2014.

Penulis : Riadi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

22 Jan 2021 06:39 WIB

Banyak Jalan Menuju Surga, Ini Pesan Rasulullah

Islam Sehari-hari

Tausiyah KH Husein Muhammad

22 Jan 2021 05:17 WIB

Saatnya Politisi Puasa Bicara

As’ad Said Ali

Tak memolitisasi pandemi Covid-19

22 Jan 2021 03:08 WIB

Saat Peradaban Barat Mundur, Tak Otomatis Islam Jadi Alternatif

Khazanah

Prof Azyumardi Azra tentang perdamaian dunia

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...