RESAH: Rais Syuriah PWNU Jatim KH Anwar Manshur bersama para kiai dan ulama di PWNU Jatim. (foto:ngopibareng.id)
RESAH: Rais Syuriah PWNU Jatim KH Anwar Manshur bersama para kiai dan ulama di PWNU Jatim. (foto:ngopibareng.id)

Sikap Resmi PWNU Jatim: Usut Tuntas Pembacaan Puisi Sukmawati

Ngopibareng.id Khazanah 03 April 2018 14:24 WIB


Puisi yang dibacakan Sukmawati Soekarnoputri, Ibu Indonesia, menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Kegelisahan itu pun ditunjukkan warga Nahdlatul Ulama dan masyarakat secara luas, diwakili Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur.

Berikut Surat Pernyataan PWNU Jawa Timur Bernomor 1951/PW/A.II/L/IV/2018:

1. Menyatakan bahwa substansi puisi yang dibacakan oleh Sukmawati berpotensi mengancam kebersamaan warga dan bangsa Indonesia yang lama terbangun dalam kerukunan, kedamaian, dan ketenangan.

2. Mendorong aparat yang berwenang untuk mengusut tuntas kebenaran dan/atau pembacaan puisi oleh Sukmawati di atas agar tidak menimbulkan keresahan berkepanjangan di tengah masyarakat.

3. Mengimbau seluruh komponen warga masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban, ketenangan dan keteduhan di tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Surat Pernyataan PWNU Jawa Timur tertanggal 16 Rajab 1439 H, bertepatan 3 April 2018, ditandatangani secara resmi Rais Syuriah KH Anwar Manshur dan Katib Syuriah KH Safruddin Syarif, serta KH M Hasan Mutawakkil Alallah SM MM dan Prof Akh Muzakki Grad Dip  SEA MAg, M Phil, Ph.D, Ketua dan Sekretaris PWNU Jatim.

Demikian pernyataan sikap PWNU Jatim. (adi)

Penulis : Riadi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

27 Nov 2020 21:10 WIB

Dikunjungi Kapolda, Marzuki Mustamar: Di Bawah Ulama Ada Umat

Khazanah

Ulama berperan besar mendukung kesuksesan kebijakan pemerintah

27 Nov 2020 05:52 WIB

KH Ma'ruf Amin Emban Ketua Dewan Pertimbangan MUI

Nasional

Keputusan tujuhbelas anggota Tim Formatur MUI Pusat

20 Nov 2020 10:52 WIB

Muhammadiyah Satu Abad Delapan Tahun (Puisi Taufik Ismail)

Seni dan Budaya

Menyambut HUT ke 108 Muhammadiyah, penyair Taufik Ismail menulis puisi.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...