Aktor Sean Connery semasa muda saat memerankan karakter James Bond, agen mata-mata Inggris 007, James Bond berjudul Dr No. (Foto: MGM)
Aktor Sean Connery semasa muda saat memerankan karakter James Bond, agen mata-mata Inggris 007, James Bond berjudul Dr No. (Foto: MGM)

Putus Sekolah Usia 13 Tahun, Sean Connery Tenar Berkat James Bond

Ngopibareng.id Film 01 November 2020 05:34 WIB

Aktor Sean Connery menjalani kehidupan yang begitu berliku. Di masa kecilnya, ia dibesarkan di rumah petak empat lantai di Edinburgh. Terlahir sebagai Thomas Connery pada 25 Agustus 1930, ia adalah anak tertua dengan satu adik. Ayahnya seorang sopir truk jarak jauh dan seorang ibu yang bekerja sebagai tukang bersih-bersih.

Sean Connery putus sekolah pada usia 13 tahun dan bekerja dalam berbagai pekerjaan kasar. Ia bekerja sebagai penggosok peti mati, penjaga pantai hingga tukang susu dengan kuda yang dihias. Pada usia 16 tahun, dua tahun setelah Perang Dunia II berakhir, Connery direkrut menjadi Angkatan Laut Kerajaan, dan bertugas selama tiga tahun.

Sean Connery lantas terjun ke dunia akting. Di sana, ia dengan cepat menjadi seorang bintang. Film James Bond pertamanya adalah Dr No pada 1962. Peran James Bond mengangkat sosok Sean Connery hingga memenangkan Academy Award untuk perannya sebagai polisi yang tangguh dalam The Untouchables pada 1987.

Sean Connery berusia 59 tahun ketika majalah People menyatakannya sebagai pria terseksi pada 1989. Fisik yang oke, dengan suara serak, cocok dengan kepribadiannya yang terkadang terlihat kaku.

Ia juga tampil di beberapa film terkenal yakni Marnie yang digarap oleh sutradara Alfred Hitchcock, The Wind and the Lion pada 1975 dengan Candice Bergen, hingga kerjasama dengan Steven Spielberg lewat Indiana Jones and the Last Crusade pada 1989.

Tapi tentu saja, peran James Bond terus melekat kepadanya. Meski akhirnya, ia cabut digantikan oleh aktor Australia George Lazenby dalam On Her Majesty's Secret Service pada 1969.

Dua belas tahun kemudian, pada usia 53, Sean Connery kembali sebagai Agen 007 dalam Never Say Never Again, sebuah produksi independen yang membuat marah mentor lamanya, produser Albert Cubby Broccoli.

Dalam sebuah wawancara tahun 1983, Sean Connery menyimpulkan film James Bond yang ideal wajib memiliki lokasi yang luar biasa, suasana yang menarik, cerita yang bagus, karakter yang kuat. Hal tersebut dianggapnya seperti cerita detektif dengan spionase dan latar eksotis.

Tapi gara-gara itu, Sean Connery jadi tipe yang sangat berbeda dari karakter James Bond yang dibukukan oleh Ian Fleming. Sebab, dari latar belakang sosialnya, Sean Connery membawa karakter tersebut ke latar belakang sosial yang sempurna. James Bond ala Sean Connery lebih memilih bir daripada vodka martini cocktail, yang dikocok bukan diaduk.

Sean Connery kemudian dianugerahi gelar kebangsawanan pada 2000. "Ini salah satu hari paling membanggakan dalam hidup saya. Ini sangat berarti karena terjadi di Skotlandia," kata Sean Connery yang kala itu berusia 69 tahun.

Sean Connery terlihat berseri-seri, memamerkan medali emas di sabuk merah cerahnya. Itu merupakan gelar yang sudah lama ditunggu oleh Sean Connery. Sebab, dua tahun sebelumnya, Partai Buruh yang berkuasa telah memblokir rencana untuk memberinya gelar ksatria. Sean Connery merupakan pendukung dari Partai Nasional Skotlandia.

Penulis : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

01 Dec 2020 09:15 WIB

Waspada Happy Hypoxia!

Nasional

Orang tanpa gejala atau gejala ringan Covid-19 mengalami happy hypoxia.

01 Dec 2020 09:11 WIB

Superstrata Terra dan Ion, Frame Sepeda 3D Printing

Gowes Bareng

Meski proses pembuatan berteknologi tinggi, tapi komponen mudah didapatkan.

01 Dec 2020 08:53 WIB

Si Mansur Menceburkan Diri ke Kalenan, Anekdot Khas Fachry Ali

Humor Sufi

Kisah kecil anak-anak Betawi di masa lalu

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...