Putri Kiai Ma'ruf Amin Maju Pilkada Kota Tangerang Selatan

06 Oct 2019 10:32 Politik

Siti Nur Azizah, putri dari Calon Wakil Presiden (Cawapres) terpilih, KH Ma'ruf Amin, siap maju dalam perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Nur Azizah sudah mendaftarkan diri sebagai bakal calon Wali Kota (cawalkot) Tangsel 2020-2025 melalui Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang sedang membuka pendaftaran penjaringan cawalkot.

Nur Azizah mendatangi Sekretariat DPC PSI Kota Tangerang Selatan di Cendana Residence, Pondok Benda, Pamulang, Sabtu 5 Oktober kemarin, untuk mengembalikan langsung formulir pendaftaran cawalkot yang sudah diisinya.

"PSI sejalan dengan tagline saya untuk membangun Tangsel yang lebih maju," katanya.

Nur Azizah merupakan satu dari 28 bakal cawalkot Tangsel yang telah mendaftar ke PSI untuk maju di Pilkada Kota Tangsel 2020.

Nur Azizah mengungkapkan kepercayaan dirinya maju Pilkada Kota Tangsel, salah satunya karena statusnya sebagai putri asli Banten.

"Secara pibadi saya ini kan putri Banten, abah dan umi saya itu kan orang Banten asli. Kemudian juga, ini kan ada harapan dari banyak pihak terkait bagaimana memberi warna untuk dinamika proses demokrasi yang ada di Banten, yang akan dilaksanakan serentak tahun 2020 itu," ungkapnya.

"Sebagai putri Banten, dan merespon harapan semua pihak, ya bunda siap secara pribadi, Bismillah, Kalau keikutsertaan bunda itu bisa menjadi sebuah solusi, bisa menjadi jawaban dan harapan banyak pihak untuk bisa memberi kebermanfaatan untuk Banten, khususnya Tangsel yang lebih maju dan sejahtera," beber Nur Azizah.

Di mata Nur Azizah, Kota Tangsel memiliki potensi baik Sumber Daya Manusia (SDM), fasilitas dan infrastruktur, serta letaknya sebagai daerah penyangga Ibu Kota Jakarta.

"Semua bisa dilihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tangsel masih tertinggi di Banten, jumlah profesor sangat banyak, terdapat kampus-kampus yang kelasnya bukan hanya nasional tapi juga internasional, di Tangsel juga terdapat kawasan yang menurut Kominfo itu layaknya sillicon valley, semua itu saya anggap sebagai permatanya Indonesia," tukasnya.

Penulis : Yasmin Fitrida


Bagikan artikel ini