Putri Hary Tanoesoedibjo Jadi Wamen, Saham MNC Kinclong

25 Oct 2019 14:30 Nasional

Angela Herliani Tanoesoedibjo hadir di Istana Negara, Jakarta, Jumat 25 Oktober pagi. Putri sulung bos MNC Hary Tanoesudibjo itu mengenakan kemeja putih.

"Pak Jokowi memberi kepercayaan kepada saya untuk bisa membantu di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif. Saya pasti akan banyak berdiskusi dengan Pak Wishnutama (Menteri Pariwisata dan Ekonomi Pariwisata atau Parekraf)," katanya kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta.

Ia menuturkan akan meneruskan arahan dari Jokowi untuk fokus pada pengembangan sepuluh destinasi pariwisata prioritas dan lima desitnasi pariwisata super prioritas.

Penunjukkan Angela sebagai Wamen Parekraf memberikan sentimen positif terhadap seluruh saham emiten MNC Group pada perdagangan hari ini. Seluruh saham emiten MNC Group tercatat hijau meski penguatannya tak banyak.

Saham PT Media Citra Nusantara (MNCN) tercatat yang paling banyak kenaikannya mencapai 10 poin (0,74%) ke level Rp 1.355. Kemudian disusul oleh saham PT Global Mediacom (BMTR) yang menguat 8 poin (2%) ke Rp 408.

Angela merupakan seorang pengusaha muda. Ia juga seorang politisi Partai Persatuan Indonesia (Perindo). Angela adalah putri sulung dari pasangan pengusaha media dan politisi Hary Tanoesoedibjo serta Liliana Tanaja Tanoesoedibjo. Ia lahir di Ottawa pada tanggal 23 April 1987.

Latar belakang pendidikan Angela adalah bergelar Bachelor of Arts in Communications (Media Arts and Productions) dari Universitas Teknologi di Sydney, Australia dan Master of Commerce dalam bidang Keuangan Universitas New South Wales.

Ia memulai karirnya di MNC Group milik Hary Tanoesoedibjo sebagai staf keuangan. Angela sempat menjabat Managing Director PT Global Informasi Bermutu (GTV/Global TV). Dikutip dari situs resmi MNC Group, Angela merupakan Komisaris PT MNC Investama Tbk.

Selain sebagai pengusaha di bidang media, Angela terjun ke politik dengan maju sebagai caleg Perindo pada pemilihan umum legislatif Indonesia 2019 dengan Dapil Jatim I Surabaya-Sidoarjo. Namun, ia gagal.