Ryan Reynolds mengumumkan memilih pertama kali di Pilpres Amerika Serikat. (Instagram)

Punya Paspor Dobel, Bintang Deadpool Bisa Nyoblos Pilpres AS

23 Oct 2020 09:30

Lihat versi non-AMP di Ngopibareng.id

Ryan Reynolds bisa ikut memilih dalam pemililhan presiden di Amerika Serikat. Pemeran dalam film Deadpool tersebut telah mengantongi kewarganegaraan ganda sejak 2018 lalu. Pengalaman pertamanya memilih diungkapkan secara kocak lewat Instagramnya.

"Ini adalah pengalaman pertama saya memilih di Amerika," kata aktor kelahiran Kanada di status yang diunggah enam jam lalu. "Saya ingin berterimakasih pada istri saya, karena membuat pengalaman pertama saya berlangsung lembut dan penuh cinta," katanya dalam status yang dilengkapi fotonya bersama istrinya, artis Blake Lively.

"Rasanya sangat menakutkan saat pertama, kemudian sangat mendebarkan, dan sekarang saya sedikit lelah. Tapi bangga," imbuh aktor berusia 43 tahun itu.

Status serupa pun diunggah di akun istrinya pada saat yang sama. Tak kalah lucu, artis yang bermain dengan suaminya dalam Green Lantern itu berkomentar, "Ini adalah pengalaman pertama Ryan. Sangat dipahami jika ia merasa takut. Ini semua berjalan cepat, sangat cepat," tulis artis berusia 33 tahun itu.

"Ia menangis. Aku berpura-pura ikut menangis. Kemudian ia memanggil semua teman-temannya," tulis Blake Lively.

Kedua artis itu memposting foto yang hampir sama, menunjukkan mereka membawa kerta suara yang akan dikirim lewat pos.

Dilansir dari Fox News, Ryan mengaku ingin memilih sejak tahun 2016 lalu. Namun, aktor yang lahir dan besar di Kanada ini baru mendapatkan kewarganegaraan ganda di tahun 2018. "Saya ingin sekali memilih di pilpres kali ini. Tapi saya belum bisa mendapatkan suara," katanya pada Variety, saat itu.

Sementara Blake Lively sempat mengatakan kekhawatirannya pada Trump dalam wawancara dengan Variety di tahun 2017, "Sangat banyak yang saya khawatirkan sebagai perempuan, sebagai ibu, dan sebagai manusia yang peduli pada yang lain, kebebasan kita, hak kita, dan nilai yang kita percayai," katanya. (Fox/Ins)