PT LIBTinjau Lokasi Kerusuhan, PT LIB: Pertandingan Tetap Lanjut

04 Sep 2019 16:30 Liga Indonesia

PSSI telah mengirimkan dua orang utusan dari PT LIB  (Liga  Indonesia Baru) untuk meninjau perkembangan terakhir di Kediri pasca bentrok Persikmania dengan Brajamusti.
 
Ada dua orang utusan dari PT LIB yang langsung bertemu dengan manajemen Persik. Mereka langsung ditemui Manager tim Beny Kurniawan yang didampingi Media Officer Canda Adi Surya. 
 
Tidak lama, perwakilan PT LIB didampingi manajemen Persik meninjau stadion Brawijaya dan Taman Wisata Tirtoyoso yang sempat rusak akibat ulah suporter.
 
Mereka juga melihat sejumlah warga yang sedang mengambil sepeda motor yang terjebak di parkir stadion. 
 
Direktur Media PT LIB, Hanif Marjuni kepada wartawan mengatakan kedatangannya di Kediri untuk melihat situasi pasca kerusuhan.
 
"Hari ini agenda kita untuk melihat situasi terakhir di Kediri. Hasil ini nanti akan kita laporkan ke pusat untuk selanjutnya memutuskan pertandingan selanjutnya apakah akan diselenggarakan di Kediri atau tidak," katanya.
 
Lanjut Hanif, dalam pertemuan dengan manajemen Persik juga dibahas tentang kesiapan panpel di pertandingan lanjutan.
 
 
Direktur Media PT LIB Hanif Marjuni saat memberikan keterangan pers usai kunjungan ke Persik Kediri Rabu 4 September 2019 Foto Fendingopibarengid
Direktur Media PT LIB, Hanif Marjuni saat memberikan keterangan pers usai kunjungan ke Persik Kediri, Rabu, 4 September 2019. (Foto: Fendi/ngopibareng.id)
"Kemudian bagaimana kelanjutan atau langkah yang ditempuh Panpel (Panitia Pelaksana Pertandingan) terkait kesiapan pertandingan berikutnya," kata Hanif. 
 
Ditanya ancaman sanksi terhadap Persik Kediri, Hanif mengatakan, PT LIB tidak memiliki kapasitas untuk menjatuhkan sanksi kepada tim. Menurutnya, yang paling berwenang dalam pemberian sanksi adalah Komisi Disiplin PSSI.
 
Meski begitu Hanif menilai, dari hasil pemantauan lapangan pasca kerusuhan antarsuporter, secara fisik tidak begitu parah. 
 
"Fisik memang tidak terlalu parah ya. Tapi, kita tidak melihat seberapa parah fisik yang rusak, karena itu bukan parameter. Yang harus diperhatikan, faktor demografi dan piskologi publik," katanya.
 
Kata Hanif, setelah meninjau Kediri, PT LIB juga akan bertolak ke Yogyakarta untuk menemui sejumlah pihak yang terkait dengan peristiwa ini.
 
Ditanya terkait jadwal pertandingan Persik melawan Persis Solo yang akan digelar pada 6 September 2019 mendatang, Hanif mengatakan pertandingan tetap digelar di Stadion Brawijaya Kediri. 
 
"Gak ada hubunganya dengan pertandingan berikutnya. Tapi, saya melihat situasi masih kondusif untuk pertandingan lanjutan nanti," katanya. (fen)
Penulis : Fendhy Plesmana
Editor : Witanto


Bagikan artikel ini