Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas (foto: Hujaini/ngopibareng.id)

Bupati Banyuwangi Akhirnya Angkat Bicara Soal Sewa Pulau Tabuhan

Jawa Timur 29 February 2020 20:46 WIB

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas akhirnya angkat bicara terkait pro kontra penyewaan Pulau Tabuhan. Dia menegaskan, Pemkab Banyuwangi tidak akan memaksakan suatu program jika rakyat tidak setuju.

"Buat apa kita paksakan, usernya kan rakyat. Itu yang penting," kata Anas, Sabtu 29 Februari 2020.

Dia menyatakan, saat ini Pemkab Banyuwangi sedang melakukan kajian secara komprehensif terkait rencana penyewaan pulau Tabuhan. Dia berjanji akan menyampaikan hasil kajian itu pada Senin 2 Maret 2020 mendatang.

Mengenai rencana penggunaan hak interpelasi oleh DPRD Banyuwangi terkait penyewaan Pulau Tabuhan ini, Anas mengaku belum mengetahuinya. Namun demikian, menurutnya itu kewenangan DPRD untuk menggunajan hak yang dimiliki.

"Tidak apa-apa. Tidak ada masalah bagi saya. Kan dewan (DPRD Banyuwangi) ingin bertanya," tegasnya.

Dia kembali menegaskan akan menyampaikan hasil kajian yang saat ini sedang dilakukan. Penyampaian kajian itu menurutnya tidak ada kaitannya dengan rencana DPRD untuk menggunakan hak interpelasi atau isu lain terkait Pulau Tabuhan.

"Tapi kaitannya dengan aspirasi rakyat. Kita ingin dengar semuanya. Kalau perlu kita kaji, setahun kita kaji ulang. Kita bikin diskusi, FGD dan sebagainya," tegasnya.

Rencana penyewaan Pulau Tabuhan ini menurutnya ada hubungannya dengan pembangunan jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi. Dia berharap dengan adanya jalan tol, ekonomi masyarakat Kecamatan Wongsorejo tetap tumbuh. Karena sudah banyak wilayah yang dilewati tol tapi justru ekonomi di wilayah itu tidak bisa tumbuh.

"Saya khawatir kalau ada tol, orang tidak mau mampir ke Wongsorejo karena tidak ada destinasi yang luar biasa atau kuliner yang top, atau yang lain," tegasnya.

Maka itulah, menurutnya harus dibuat destinasi wisata di wilayah utara. Anas menyebut, Banyuwangi memiliki banyak kecamatan, jika rencana pembangunan di wilayah utara banyak yang protes, Pemkab Banyuwangi akan berpindah mengurus yang lain.

"Energi kami tidak akan dihabiskan untuk perdebatan perkembangan di Kecamatan tertentu. Karena kita berpikir komperhensif dan ke depan," pungkasnya.

Penulis : Muh Hujaini

Editor : Rizal A

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

12 Aug 2020 22:35 WIB

Satu Tenaga Kesehatan di Banyuwangi Terpapar Covid-19

Jawa Timur

Terdapat tambahan tujuh kasus Covid-19 baru di Banyuwangi.

12 Aug 2020 21:20 WIB

Mayat Tak Utuh Ditemukan di Sungai Sekarputih Probolinggo

Jawa Timur

Badan badan mayat terpisah di dua sungai berbeda.

12 Aug 2020 20:50 WIB

Pemkab Gresik Bagikan 500 Ribu Masker

Jawa Timur

Masker berasal dari sumbangan berbagai pihak di Gresik.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...