Proses evakuasi jenazah diduga gantung diri di kosan. (Foto: Dok. Polsek Wiyung)

Ribut dengan Pacar, Gantung Diri di Kosan Wiyung Surabaya

Surabaya 11 July 2020 14:48 WIB

Nyawa Lian Nurdin melayang sia-sia. Pria ini diduga bunuh diri dengan cara gantung diri. Alasannya sepele. Lian Nurdin diduga bertengkar dengan pacarnya, Rini Anggraeni di kamar kosan. Usai ribut-ribut di kosan di Jalan Karangan Gang V Tengah No 7a, Kel Babatan Kecamatan Wiyung, Surabaya, Lian diduga gantung diri. Persitiwa nahas ini berlangsung pada pukul 17.00 WIB.

Kapolsek Wiyung Kompol Rasyad mengatakan, jenazah Lian ditemukan oleh kekasihnya yang bernama Rini Anggraeni. “(Ditemukan) pada hari Jumat, 10 Juli 2020, pukul 17.00 WIB di kosan Karangan Gang V Tengah No 7a, Kelurahan Babatan Kecamatan Wiyung, Surabaya,” kata Rasyad, saat dihubungi Ngopibareng.id, Sabtu 11 Juli 2020.

Saat ditemukan oleh Rini, kata Rasyad, jenazah Lian sudah dalam kondisi menggantung. Perempuan tersebut pun langsung berteriak untuk meminta tolong kepada warga.

“Sesaat setelah membuka pintu (kos Lian), Rini mendapati Lian dalam keadaan meninggal, dengan leher tergantung kain sarung, lalu kemudian dia berteriak minta tolong,” jelas Rasyad.

Teriakan Rini yang didengar warga langsung mengundang keramaian. Beberapa warga langsung lapor ke pemilik kosan. Mengetahui hal ini, Imam Syafi'i selaku pemilik kosan, dengan sigap menghubungi pihak Polsek Wiyung, Surabaya.

Tak selang berapa lama, pihak kepolisian setempat datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), guna melakukan penindakan pertama. Yakni seperti pengamanan lokasi dan barang berharga milik korban.

“Situasi pelaksanaan TPTKP sampai selesai dalam keadaan aman dan terkendali. (Polsek Wiyung) mengamankan Barang Bukti (BB) mencari saksi-saksi serta menghubungi Inafis Polrestabes Surabaya,” ungkap Rasyad.

Menurut keterangan Rasyad, jenazah korban langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk dilakukan proses otopsi. Selain itu, pihak kepolisian hingga berita ini diturunkan masih mencari motif dibalik bunuh diri tersebut.

“Jenazah Lian langsung dibawa menggunakan ambulans, ke RSUD Dr. Soetomo untuk dilaksanakan Visum. Lian bekerja di salah satu rumah sakit di Surabaya. Sebelumnya memiliki permasahan pribadi (dengan Rini),” tutup Rasyad.

Penulis : Andhi Dwi Setiawan

Editor : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

12 Aug 2020 22:35 WIB

Satu Tenaga Kesehatan di Banyuwangi Terpapar Covid-19

Jawa Timur

Terdapat tambahan tujuh kasus Covid-19 baru di Banyuwangi.

12 Aug 2020 22:15 WIB

Surabaya Zona Orange, Pemkot Tak Ingin Longgarkan Protokol Covid

Surabaya

Pemkot Surabaya tetap mengimbau masyarakat tetap patuhi protokol kesehatan.

12 Aug 2020 21:50 WIB

18 Agustus, Jawa Timur Uji Coba Buka Sekolah SMA/SMK

Pendidikan

Zona orange 50 persen, zona kuning 25 persen.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...