Presiden RI Joko Widodo saat

Soal Lumbung Pangan, Presiden: Menhan Bukan Hanya Urusi Alutsista

Nasional 14 July 2020 14:29 WIB

Presiden Joko Widodo mengungkapkan alasannya memilih Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk memimpin pengembangan lumbung pangan nasional atau food estate di Provinsi Kalimantan Tengah. Menurut Presiden, bidang pertahanan tidak hanya terbatas pada urusan alat utama sistem persenjataan (alutsista).

Hal tersebut disampaikan Presiden saat berbincang dengan wartawan di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa 14 Juli 2020.

"Yang namanya pertahanan itu bukan hanya urusan alutsista, tetapi juga ketahanan di bidang pangan menjadi salah satu bagian dari itu. Dan ini sudah disampaikan Menhan dengan hitung-hitungan cost berapa, anggaran berapa, dalam membangun food estate yang ada di Kapuas dan Pulang Pisau," kata Presiden.

Presiden menjelaskan bahwa pengembangan lumbung pangan nasional tersebut merupakan langkah antisipasi untuk menghadapi kemungkinan krisis pangan dunia. Hal tersebut berangkat dari peringatan Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) yang menyebut akan adanya ancaman krisis pangan dunia akibat pandemi Covid-19.

"Food estate itu berangkat dari peringatan FAO bahwa akan ada krisis pangan dunia. Sehingga perlu kita antisipasi cepat dengan membuat cadangan pangan strategis," ujarnya.

Dengan dibangunnya lumbung pangan tersebut, Presiden berharap Indonesia akan memiliki cadangan pangan strategis nasional. "Sehingga nanti kalau misalnya kekurangan beras ya tanam padi. Kalau kekurangan jagung ya tanam jagung," jelasnya.

Nantinya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo akan turut membantu Menteri Pertahanan dalam menggarap lumbung pangan nasional tersebut. "Nanti urusan pertanian yang lain, pangan yang lain ya tetap Mentan," ujar Presiden.

Pernyataan Presiden Jokowi ini sekaligus menjawab polemik sehubungan dengan tugas baru Menhan Prabowo yang memimpin pengembangan lumbung pangan nasional atau food estate di Provinsi Kalimantan Tengah.

Penulis : Asmanu Sudharso

Editor : Rizal A

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

26 Sep 2020 04:33 WIB

Pejabat Tinggi Tahta Suci Vatikan Mengaku Dipaksa Mundur

Internasional

Cardinal Giovanni Becciu mundur dari jabatannya.

26 Sep 2020 03:30 WIB

Magawa, Tikus Afrika yang Mengendus 67 Ranjau Darat

Internasional

Magawa mendapatkan penghargaan medali emas.

26 Sep 2020 02:30 WIB

Lawan Covid-19, Kementerian PPPA Berdayakan Ibu dan Anak

Nasional

Peran serta anggota keluarga dalam satu rumah tangga dinilai sangat penting dalam mencegah penularan virus Covid-

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...