Presiden Meksiko (kiri) bersama dengan Presiden Amerika Serikat.
Presiden Meksiko (kiri) bersama dengan Presiden Amerika Serikat.

Presiden Meksiko Batalkan Kunjungan ke AS Usai Berdebat dengan Trump

Ngopibareng.id Internasional 25 February 2018 13:51 WIB

Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto menyatkan penundaan kunjungannya ke Amerika Serikat usai mendapatkan telepon Trump ke Nieto terkait tembok perbatasan. Hal ini tentu membuatnya ogah datang ke AS dan bertemu dengan Trump.

Meski sempat diisukan seperti itu, kedua pemimpin negara ini masih akan terus bekerjasama dan menjalin komunikasi untuk kemajuan negaranya. "Kedua pemimpin sepakat bahwa sekarang bukanlah saat yang tepat untuk berkunjung, tapi mereka akan tetap terus berkomunikasi dan bekerjasama," kata salah satu pejabat Meksiko, dikutup dari Reuters. 

Pejabat Meksiko sudah mengungkapkan bahwa pertemuan puncak antara Trump dan Nieto akan digelar pada beberapa minggu ke depan, tanpa menjelaskan tanggal spesifiknya. 

The Washington Post mengungkapkan bahwa dua pemimpin tersebut berbicara selama sekitar 50 menit pada Selasa lalu. Namun diskusi tersebut menemui jalan buntu ketika Trump tak setuju untuk menegaskan posisi Meksiko secara terbuka dan tak akan mendanai pembangunan tembok perbatasan AS-Meksiko. 

Seorang pejabat Meksiko mengatakan, Trump kehilangan kesabaran selama percakapan tersebut. Hanya saja pejabat AS menggambarkan perilaku Trump sebagai orang yang frustasi dan jengkel. 

Trump meyakini bahwa tak ada alasan bagi Nieto untuk memintanya mundur dari janji kampanyenya dan memaksa Meksiko untuk membayar pembangunan tembok tersebut. (hrs)

Penulis : Haris Dwi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

26 Oct 2020 07:08 WIB

Survey Tekanan Sosial

Dahlan Iskan

Ada survey yang meramal Trump menang lagi. Kok bisa?

25 Oct 2020 13:45 WIB

Memilih Lebih Awal, Donald Trump Ungkap Presiden Pilihannya

Internasional

Donald Trump menyampaikan suaranya lebih awal.

25 Oct 2020 08:34 WIB

Trump dan Rasialisme Mentalitas Pendukungnya

As’ad Said Ali

Almadulillah, kita punya Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...