Presiden Joko Widodo dan sejumlah menteri yang baru dilantik. (Foto: asm/ngopibareng.id)

Presiden Jokowi: Langsung Kerja Buang Ego Sektoral

Nasional 23 October 2019 19:57 WIB

Presiden Joko Widodo menegaskan, Kabinet Indonesia Maju yang baru dilantik, harus langsung bekerja. Presiden Jokowi mengungkapkan hal itu, dalam perbincangan dengan wartawan di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019.

"Ya alhamdulillah pelantikan Kabinet Indonesia Maju tadi telah selesai dilakukan dan setelah ini langsung kita akan bekerja," kata Presiden Jokowi.

"Ini dalam lima tahun lalu, kita kan kerja, kerja, kerja. Ini arahnya lebih dikerucutkan untuk mengantarkan Indonesia Maju," ujarnya saat memperkenalkan nama kabinetnya.

Kepala Negara mengatakan, tidak ada target 100 hari. Karena Kabinet Indonesia Maju akan melanjutkan pekerjaan kabinet sebelumnya. Namun, ada beberapa hal yang akan dikejar oleh pemerintah dalam lima tahun ke depan. Yaitu menyelesaikan defisit neraca perdagangan dan defisit transaksi berjalan.

"Kemudian membuka lapangan pekerjaan. Yang ini kita akan lakukan dengan menarik investasi yang sebanyak-banyaknya," imbuhnya.

Selanjutnya, Presiden Jokowi juga ingin agar reformasi birokrasi dilakukan secara konkret. Menurutnya, hal-hal yang ruwet dan ribet harus disederhanakan.

"Kemudian tentu saja prioritas utama kita lima tahun ke depan adalah pembangunan sumber daya manusia. Sehingga semuanya yang berkaitan dengan itu harus kita garap secara ramai-ramai. Dengan begitu, memunculkan sebuah daya saing, memunculkan sebuah competitiveness index yang meloncat lebih baik. Yang paling terakhir, penggunaan APBN yang fokus dan terarah," katanya.

Presiden menjelaskan, sudah mengajukan nama Komisaris Jenderal Idham Azis sebagai calon Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) ke DPR. Hal itu untuk menggantikan Jenderal Tito Karnavian yang baru saja dilantik menjadi Menteri Dalam Negeri di Kabinet Indonesia Maju.

"Pengganti Kapolri, sudah kami ajukan juga hari ini ke DPR. Pak Idham Azis, Kabareskrim," kata Presiden Jokowi.

Komjen Idham Azis saat ini menjabat Kepala Badan Reserse Kriminal Polri. Sebelumnya, lulusan Akpol tahun 1988 tersebut menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya.

Penulis : Asmanu Sudharso

Editor : Riadi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

14 Jul 2020 12:45 WIB

Adaptasi Kebiasaan Baru untuk Lindungi Masyarakat dan Ekonomi

Nasional

Adaptasi kebiasaan baru (AKB) untuk cegah sebaran corona.

14 Jul 2020 09:14 WIB

5 Perintah Presiden Jokowi ketika Kasus Corona Melonjak

Nasional

Presiden Jokowi menginstruksikan para menteri bergerak cepat tangani corona

14 Jul 2020 08:01 WIB

Terlibat Ajaran Khilafah, ASN Terancam Diberhentikan Tak Hormat

Nasional

Bahaya ideologi khilafah bersifat transnasional

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...