Jokowi Bertemu PM Malaysia Bicarakan TKI dan Kelapa Sawit

09 Aug 2019 08:45 Nasional

Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi melakukan kunjungan kenegaraan ke Malaysia. Rombongan presiden bertolak dari Bandara Internasional Ngurah Rai Bali, usai menghadiri pembukaan Kongres V PDIP di Bali, pada Kamis 8 Agustus 2019 pukul 20.00 waktu setempat.

Jokowi tiba di Kuala Lumpur International Airport, Malaysia dengan mengenakan baju adat Bali. Busana tersebut yang dikenakan Jokowi saat pembukaan Kongres PDIP, pada siang hari.

Tiba di Negeri Jiran, Jokowi disambut oleh Menteri Pertahanan Malaysia Mohamad bin Sabu beserta Ibu Normah Alwi, Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Rusdi Kirana beserta Ibu Iesien Rusdi Kirana,

Setelahnya, presiden dan rombongan menuju hotel untuk bermalam. Mereka disambut Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy yang telah tiba lebih awal. Jokowi akan melakukan kegiatan kenegaraan pada hari ini, Jumat 9 Agustus 2019.

Menlu Retno Marsudi mengatakan, kunjungan Presiden merupakan balasan atas kunjungan serupa yang dilakukan Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad, pada Juni 2018.

“Kalau teman-teman ingat, Indonesia pada saat itu adalah negara tujuan pertama yang dikunjungi Tun (PM Mahatir Mohamad) setelah Tun dilantik menjadi perdana menteri,” ujarnya dalam keterangan pers di Hotel Grand Hyatt, Kuala Lumpur, Malaysia.

Pertemuan akan membahas sejumlah isu seperti perlindungan WNI, TKI hingga soal produk kelapa sawit kedua negara.

Selain itu, keduanya juga diagendakan untuk melaksanakan ibadah salat Jumat bersama. Kedua pemimpin tersebut selama ini dikenal sebagai tokoh yang ingin menunjukkan wajah Islam yang membawa kedamaian.

“Kalau kita melihat ketokohan Tun dan Presiden Jokowi, maka kita melihat bahwa kedua pemimpin ingin terus menonjolkan the true color, the face of Islam yang damai, Islam yang toleran, dan salat Jumat bersama ini juga akan memperkokoh tali silaturahmi di antara kedua pemimpin tersebut,” tutur Menlu Retno Marsudi.

Penulis : Asmanu Sudharso
Editor : Yasmin Fitrida


Bagikan artikel ini