Selebgram Rahmawati Kekeyi merilis video musik Keke Bukan Boneka di YouTube. (Foto: YouTube)

Prank YouTube Lenyapkan Lagu Keke Bukan Boneka

Gosip Artis 06 June 2020 00:45 WIB

Selebgram Rahmawati Kekeyi merilis video musik Keke Bukan Boneka diunggah pertama kali di YouTube pada 28 Mei 2020. Video klip lagu tersebut pun sudah ditonton lebih dari 19 juta kali, hingga memuncaki trending YouTube Indonesia.

Popularitas lagu ini menuai masalah. Rahmawati Kekeyi dianggap melanggar hak cipta. Lagu ini mirip dengan lagu hits Rinni Wulandari, penyanyi jebolan ajang pencarian bakat Indonesian Idol pada 2008.

Buntutnya, video musik Keke Bukan Boneka lenyap alias di-takedown dari YouTube. Namun baik Rinni Wulandari maupun pencipta lagu Aku Bukan Boneka (2008) sama-sama terkejut dan tak tahu penyebab video musik Kekeyi mendadak lenyap.

Lenyapnya video klip Kekey pun diduga kuat disebabkan oleh label rekaman Sony Music Entertainment Indonesia sebagai pemegang hak cipta lagu Aku Bukan Boneka. Publik pun banyak yang menyayangkan lenyapnya video musik Keke Bukan Boneka, termasuk sejumlah musisi tampak ikut mendukung Kekey.

Namun belum genap 24 jam, video music Keke Bukan Boneka akhirnya telah kembali di YouTube. Video klip tersebut pun tercatat sudah ditonton lebih dari 19,3 juta kali saat berita ini ditulis. Bagian angka like dan dislike pada video klip Keke Bukan Boneka juga masih disembunyikan.

Menanggapi kasus tersebut, musisi Anji mengaku dimintai tolong oleh Rahmawati Kekeyi dan ibundanya. “Saya sudah melakukan pembicaraan dengan pihak-pihak terkait, sampai tiba-tiba videonya di takedown," kata Anji di akun Instagram pribadinya, @duniamanji.

"Dan saya sedang mencari tahu pihak yang men-takedown videonya, karena e-mail yang mengajukan adalah perorangan, bukan perusahaan," sambungnya.

Lebih lanjut Anji mengatakan bahwa ada pihak lain yang mengaku bahwa lagunya mirip dengan lagu 'Keke Bukan Boneka'. Namun, ini adalah masalah lain lagi.

"Banyak sekali hal yang bisa dipelajari dari kasus ini berkaitan dengan industri musik. Terutama buat komposer," kata Anji.

Anji menyadari bahwa apa yang dialami Kekeyi pada lagu 'Keke Bukan Boneka' bukanlah masalah sederhana. Anji pun meminta untuk netizen agar tidak menyerang siapa-siapa dalam masalah ini dan menunggu perkembangan.

"Ternyata ini bukan masalah sederhana. Saya jadi belajar banyak banget dari hal ini. Tapi untuk dibicarakan mendalam masih terlalu dini," terang dia.

Kevin Aprillio juga ikut menanggapi soal video music Keke Bukan Boneka diduga karena masalah hak cipta. "Kenapa di-takedown? Miripnya cuman sedikit banget, bukan part yang ada nada vocal, dan belum tentu @rahmawatikekeyiputricantikka23 nyadar pas dia bikin part ‘aku bukan boneka’?" tulis Kevin, dikutip dari Instagram pada Jumat 5 Juni 2020.

Putra Addie MS dan Memes ini rupanya berada di pihak Kekeyi. Dia meminta pihak yang bertanggungjawab atas takedown lagu Keke Bukan Boneka itu menghargai hasil kerja keras Kekeyi dalam membuat karya.

"Tolonglah pihak yang takedown jangan di-take down gitu aja. Hargai juga Kekeyi susah payah bikin klip, lagu, dan semua aspek lainnya," ungkap Kevin dengan menandai tanda pagar atau tagar, #savelagukekey," pungkasnya.

Penulis : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

26 Sep 2020 21:16 WIB

Jula Juli Ala Mujiaman Curi Perhatian di Deklarasi Kampanye Damai

Pilkada

Calon Wakil Walikota Mujiaman berkomitmen akan hidupkan kesenian Surabaya.

26 Sep 2020 21:11 WIB

Banyuwangi Punya Destinasi Dermaga Kapal Yacht

Ekonomi dan Bisnis

Jaring wisatawan menengah ke atas pemilik yacht.

26 Sep 2020 20:33 WIB

Sebelum Izin Dicabut, Empat RHU Sudah Dipasang Garis Satpol PP

Surabaya

Beberapa RHU nekat buka, meski telah diberi garis Satpol PP.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...