Sandiaga Uno saat memberikan materi di acara konferensi internasional di Fakuktas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya (UB) (Theo/ngopibareng.id)
Sandiaga Uno saat memberikan materi di acara konferensi internasional di Fakuktas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya (UB) (Theo/ngopibareng.id)

Prabowo Jadi Menhan, Ini Komentar Sandiaga Uno

Ngopibareng.id Politik 24 October 2019 14:51 WIB

Masuknya Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan dalam jajaran Kabinet Indonesia Maju di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin, menuai komentar dari berbagai pihak. Salah satunya dari, mantan Calon Wakil Presiden, Sandiaga Uno, yang juga merupakan mantan kader dari Partai Gerindra yang diketuai oleh Prabowo Subianto.
Ditemui seusai memberikan materi di acara konferensi internasional yang bertajuk Annual International Conference on Bussines and Public Administration (AICoBPA), Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya (UB), Sandiaga menyatakan mendoakan yang terbaik untuk Ketua Partai Gerindra tersebut.
"Saya ucapkan selamat kepada Pak Prabowo sebagai Menteri Pertahanan. Tentu ini juga sebagai sinyal persatuan. Bahwa kontestasi itu telah berakhir," ujarnya pada Kamis 24 Oktober 2019.
Sandi juga mengatakan bahwa sebelum ditetapkan sebagai menteri pertahanan, pada Rabu 23 Oktober 2019, kemarin di Istana Negara, Prabowo menyampaikan tiga pesan kepada masyarakat Indonesia.
"Perlu kita ingat bersama Pak Prabowo menyampaikan tiga pesan. Pertama, cinta NKRI, kedua, hilangkan perselisihan jangan sampai terpecah belah dan ketiga, melihatlah ke depan," terangnya.
Ketika ditanya, posisi Prabowo saat menjadi menteri pertahanan, apakah harus mengundurkan diri sebagai Ketua Umum Partai Gerindra, Sandi menolak berkomentar.
"Saya memilih tidak mengomentari hal itu karena merupakan hak prerogatif presiden," katanya.
Selain itu, Sandi juga menyampaikan agar memberikan waktu bagi para menteri yang baru saja dilantik kemarin untuk melakukan kerjanya.
"Mari kita berikan mereka (menteri) waktu untuk bekerja. Tentu nanti secara periodik kita kawal bersama, sembari memberikan kritikan yang konstruktif. Apalagi posisi saya berada di luar pemerintahan," tutupnya.
Seperti diberitakan oleh ngopibareng.id sebelumnya Presiden Jokowi melantik para menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu 23 Oktober 2019, kemarin.
Prabowo Subianto resmi diangkat sebagai menteri pertahanan (Menhan) periode 2019-2024, usai pengambilan sumpah jabatan.
Saat pelantikan kemarin, Prabowo didampingi oleh putra semata wayangnya, Ragowo Hediprasetyo atau yang dikenal sebagai Didit Hediprasetyo. Didit merupakan putra Prabowo dengan Titiek Soeharto. Didit terlihat berdiri di samping kiri Prabowo.

Usai berjabat tangan dengan Prabowo, Presiden Joko Widodo pun bergeser ke arah Didit dan berjabat tangan dengannya. Didit terlihat membungkuk sebanyak dua kali sembari berjabat dan mencium tangan Jokowi.

Penulis : Lalu Theo Ariawan Hidayat Kabul

Editor : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

22 Oct 2020 08:37 WIB

Di Balik Pertemuan Prabowo di AS, Soal China Sempati Disinggung

Internasional

Mengoordinasikan militer, memajukan penjualan senjata AS

22 Oct 2020 07:45 WIB

Kartu Pupuk

Dahlan Iskan

Presiden Jokowi mencatat prestasi dalam pengaturan pupuk subsidi.

20 Oct 2020 12:43 WIB

Presiden: Indonesia Aman Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U20

Nasional

Indonesia aman jadi tuan rumah Piala Dunia U20 pada 2021 mendatang.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...