Logo PKB. (Foto: twitter/@DPP_PKB)
Logo PKB. (Foto: twitter/@DPP_PKB)
PILKADA SURABAYA 2020

PKB Jual Mahal dengan Tawaran PPP untuk Pasangkan Lia Istifhama

Ngopibareng.id Pilkada 12 January 2020 20:44 WIB

PKB merespon keinginan PPP untuk memasangkan Lia Istifhama dengan Mahcfud Arifin, yang akan diusung oleh PKB di pemilihan Wali Kota Surabaya tahun 2020. Wakil Ketua DPC PKB Kota Surabaya Mahfudz bin Syamsyudin mengatakan, keinginan PPP tak sebanding dengan kursi yang mereka punya di DPRD Kota Surabaya.

Menurut Mahfudz, setidaknya jika ingin memasangkan Lia dengan Machfud Arifin, PPP harus memiliki kursi yang sama dengan PKB atau lebih. Namun jika hanya satu, kekuatan apa yang bisa diberikan PPP kepada PKB.

“Wong cuma satu kursi, ya biar saja minta ini itu. Kalau mau koalisi ya ayo, kalau enggak ya ditinggal. Satu kursi itu tidak berpengaruh, apalagi minta berpasangan. Partai yang kursinya sama kayak kita saja, masih mempertimbangkan siapa yang akan diusung. Karena pilwali bukan mainan,” kata Mahfudz kepada ngopibareng.id, Minggu 12 Januari 2020 di DPRD Kota Surabaya.

Mahfudz berharap, PPP bisa realistis dengan kekuatan yang mereka punya di DPRD Kota Surabaya. Namun, tidak menutup kemungkinan PKB atau partai lain akan mengambil calon dari PPP, jika memiliki kekuatan seimbang dengan calon wali kota yang akan mereka diusung.

“Realitis saja, kecuali kalau punya calon yang kuat dan bisa membantu calon partai lain yang diusung, PPP akan dilirik. Kalau kami PKB, sejauh ini sudah ada calon yang lebih berkualitas sebagai wakil dari Machfud Arifin, jadi PPP kalau mau ikut koalisi ya harus menerima keputusan kami dan partai koalisi kami yang memiliki kursi lebih dari PPP,” katanya.

Sebelumnya, Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jatim, Musyaffa' Noer menargetkan kader partai berlambang Ka'bah maju dalam pemilihan Wali Kota Surabaya 2020. Terkait pasangan Lia di pemilihan Wali Kota Surabaya, Musyaffa' ingin, Lia maju bersama mantan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Machfud Arifin.

“Lia relatif masih muda dan dari kalangan perempuan sehingga pesaingnya juga tidak terlalu banyak untuk menjadi suksesor Tri Rismaharini. Kalau dia bisa berpasangan dengan Pak Mahfud Arifin itu bagus dan PPP akan mendukung,” ujarnya.

Penulis : Alief Sambogo

Editor : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

22 Oct 2020 19:15 WIB

Transformasi Sains dan Teknologi Penting bagi Kaum Santri

Khazanah

Pesan Hasan Chabibie, Plt. Kepala Pusdatin Kemendikbud

22 Oct 2020 19:00 WIB

KREBS, Aplikasi Cegah Obesitas Buatan Mahasiswa Unair

Pendidikan

KREBS Aplikasi Hindari Obesitas, Buatan Mahasiswa Unair

22 Oct 2020 18:45 WIB

Pemprov Gelar Jatim Fair 2020 Secara Virtual

Jawa Timur

Buka jaringan luas lewat sistem online

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...