Ghanshyam, pasien yang ditidurkan berbantal potongan kakinya, di rumah sakit Maharani Hospital di  Jhansi,  wilayah Uttar Pradesh, India. (foto: afp)
Ghanshyam, pasien yang ditidurkan berbantal potongan kakinya, di rumah sakit Maharani Hospital di Jhansi, wilayah Uttar Pradesh, India. (foto: afp)

Potongan Kaki Dibuat Bantal Pasien, Dua Dokter Diskors

Ngopibareng.id Internasional 12 March 2018 12:41 WIB

Seorang pasien bernama Ghanshyam, 28, yang bekerja sebagai   kondektur bus sekolah,  kakinya patah setelah busnya terguling di daerah Lehcura di distrik Jhansi, Sabtu 10 Maret lalu. Dia segera dibawa lari ke rumah sakit terdekat, yaitu rumah sakit Maharani Hospital milik  perguruan tinggi Maharani Laxmi Bai di  Jhansi,  wilayah Uttar Pradesh, India. Dia segera mendapat pertolongan, dan potongan kakinya ikut dibawa ke rumah sakit. 

Di rumah sakit, potongan kakinya sebatas mata kaki dijadikan bantal untuk alas kepala karena tidak adanya bantal. Seorang pengunjung rumah sakit segera memotret pemandangan yang mengerikan itu yang segera saja menjadi viral.

Segera saja otoritas di Uttar Pradesh melakukan investigasi. Hasilnya, Menteri Pendidikan Menanjak, Ashutosh Tandon hari Minggu 11  Maret kemarin  memerintahkan  hukuman skors kepada  empat petugas medis di bangsal darurat di rumah sakit itu.

Dokter yang mendapat hukuman itu bernama  Dr Mahendra Singh, pejabat senior Alok Agarwal dan dua perawat masing-masing  adalah Deepa Narang dan Shashi Srivastava.  Menurut pak menteri,  proses persidangan juga akan dimulai terhadap dokter konsultan, Dr. Praveen Saraogi yang seharusnya dihubungi di bangsal darurat pada saat kejadian tersebut.

Dr Sadhna Kaushik, Sadhna Kaushik, kepala Maharani Laxmibai Medical College dan Maharani Hospital di Jhansi  menjelaskan,  ketika pasien datang, dokter dan perawat mencari sesuatu untuk alas kepala, dan ditemukanlah potongan kaki pasien.

“ Kami telah membentuk komite yang terdiri dari empat anggota untuk mencari siapa yang memasang kaki itu di bawah kepala pasien tersebut,, "katanya. (afp/nas)

Penulis : M. Anis

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

26 Oct 2020 10:13 WIB

Gubernur Bank Sentral India Positif Covid-19

Internasional

Gubernur Bank Sentral India, Shaktikanta Das, positif Covid-19.

24 Oct 2020 15:30 WIB

Kasus Covid-19 di Asia Tembus 10 Juta

Internasional

India, Bangladesh, Indonesia, dan Filipina terbanyak.

17 Oct 2020 09:15 WIB

Peringkat 19 Dunia, Kasus Covid Indonesia Tertinggi di ASEAN

Reportase

Indonesia lampaui Filipina dan berada di bawah Bangladesh dan India.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...