Ketua POSSI Jatim, Mirza Muttaqien, saat ditemui di Kantor PT JGU, Jalan Musi, Surabaya, Kamis 14 November 2019. (Fariz/ngopibareng.id)

POSSI Jatim Gelar Piala Gubernur 2019, Peserta Meningkat

Lain-lain 15 November 2019 06:47 WIB

Pengurus Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Provinsi Jawa Timur kembali menggelar Kejuaraan Nasional Finswimming antar kabupaten/kota se-Indonesia 2019 memperebutkan Piala Gubernur Jatim di Kolam Renang Dispora Jatim, Jalan Kertajaya, Surabaya, 16-17 November 2019.

Kejuaraan ini mendapat atensi tinggi dari para peserta. Jumlah peserta meningkat dari 683 di tahun 2018 kini menjadi 711 peserta yang terdiri dari 12 provinsi dan 47 kabupaten/kota.

"Sebetulnya di awal kami sempat khawatir habis menggelar Pra-PON (di Jatim) jangan-jangan peserta akan menurun karena malas datang lagi ke Jatim. Tapi, ternyata antusiasme kali ini luar biasa dan jumlahnya meningkat," kata Ketua Pengprov POSSI Jatim, Mirza Muttaqien saat ditemui di Kantor PT Jatim Grha Utama (JGU), Jalan Musi, Surabaya, Kamis 14 November 2019 malam.

Kejurnas Finswimming akan melombakan lebih dari 20 nomor yang terbagi di beberapa kelompok umur. Yaitu kelompok Senior A umur 18 tahun keatas, Junior B umur 16-17 tahun, Junior C umur 14-15 tahun, Junior D umur 12-13 tahun, Junior E umur 10-11 tahun dan Junior F umur 9 tahun kebawah.

"Kita total ada 21 nomor, tapi itu belum lagi ketambahan nomor estafet mix. Sebelumnya, nomor ini belum kita perlombakan, tapi ternyata nomor ini sudah sering diperlombakan di ajang Asia, bahkan dunia. Dengan alasan itu kita melombakan nomor estafet ini," ujar pria yang juga Dirut PT JGU itu.

Dalam kejuaraan ini juga, Mirza begitu ia akrab disapa mengatakan, akan menurunkan tim puslatda sebagai ajang mematangkan persiapan atlet sebelum turun di PON XX 2020 Papua.

Lebih istimewa lagi, rencananya dalam kejurnas yang memasuki tahun keenam ini akan diikuti oleh satu atlet paralimpian asal Cirebon.

"Ada satu tapi karena tidak ada nomor paralimpian, jadi dia ikut nomor yang ada. Harapan kami bisa memberi semangat bahwa atlet paralimpian juga bisa selam. Kalau sudah bisa syukur-syukur bisa dipertandingkan di ajang paralimpik," katanya.

Penulis : Fariz Yarbo

Editor : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

09 Jul 2020 15:50 WIB

Selama Pandemi, Pelayanan Pasien Kanker AHCC Tetap Berjalan

RS Adi Husada

Pelayanan Pasien Kanker AHCC, Selama Masa Pandemi Tetap Berjalan

04 Jul 2020 07:26 WIB

Selamat Jalan Cak Sabrot, Peno Wong Apik

In Memoriam

Seniman Surabaya Sabrot D. Malioboro, meninggal dunia Sabtu dini hari

24 Jun 2020 16:48 WIB

Menag: RI Apresiasi Keputusan Saudi Kedepankan Keselamatan Haji

Khazanah

Sejalan dasar pembatalan keberangkatan jemaah Indonesia

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...