Santri Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan menjalani disinfektasi sebelum masuk pondok. (istimewa)

Ponpes Sunan Drajat Lamongan Keluarkan Maklumat Santri

Jawa Timur 01 June 2020 18:30 WIB

Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Sunan Drajat menerbitkan Maklumat New Normal bagi para santri yang akan kembali ke Ponpes Sunan Drajat yang berlokasi di Banjaranyar Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan. Maklumat yang diterbitkan pada tanggal 30 mei 2020 itu ditandatangani langsung oleh pengasuh ponpes KH. Abdul Ghofur.

Didalamnya tercantum beberapa tahapan yang mengatur kembalinya para santri ke pondok di jam-jam tertentu yang sudah disiapkan. Tujuannya selain mengatur lonjakan santri yang kembali, pihak Ponpes yang menyiapkan berbagai protokol kesehatan kepada santri sebelum memasuki kawasan pondok pesantren, juga berupaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus covid-19.

Surat yang bernomor A.1/PPSD/V/2020 itu mencantumkan enam skema dan empat tahap untuk santri.

  1. Khusus untuk santri Madrasah Aliyah (MA) kelas 10 dan 11 bisa kembali kelokasi pondok pada tanggal 1 Juni 2020 bisa kembali pada pukul (08.00-12.00 WIB), kemudian untuk Mahasiswa (12.00-15.00 WIB).
  2. Khusus untuk santri Madrasah Mualimin Mua'alimat (MMA) kelas 4 dan 5 dan SMK bisa kembali pada tanggal 2 Juni 2020.
  3. Khusus untuk santri Madrasah Mualimin Mua'alimat (MMA) kelas 1- 2, dan SMP 02 Paciran kelas 7 dan 8 bisa kembali pada tanggal 15 Juni 2020.
  4. Kemudian Khusus untuk santri MTs kelas 7 dan 8, bisa kembali pada 16 Juni 2020.
Maklumat Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan untuk santrinya IstimewaMaklumat Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan untuk santrinya. (Istimewa)

Pihak Ponpes juga memberi kelonggaran bagi para santri yang berlokasi di kawasan PSBB untuk datang terlambat sampai PSBB itu dicabut, selain itu, untuk para santri yang kembali diwajibkan memakai masker.

Selain itu, di dalamnya juga mencantumkan bagi santri yang datang juga diimbau untuk melewati pintu ponpes di sisi timur (SMK/MTs) untuk dilakukan penyemprotan disinfektan terlebih dahulu. Khusus untuk pengantar dilarang turun dari kendaran (mobil/motor) dan harus langsung keluar dari kawasan pondok di jalur barat (Masjid Agung).

Untuk segenap wali santri yang akan mengantar, pihak Ponpes juga menyarankan untuk meminta surat izin ke Polsek setempat untuk mengantisipasi pemberhentian check point di setiap daerah yang akan dilewati.

Penulis : Ni'am Kurniawan

Editor : Dyah Ayu Pitaloka

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

11 Jul 2020 12:35 WIB

Pemkot Surabaya Sebut Tiga Ribu Pasien Covid-19 Sembuh

Surabaya

Setelah mendapat tambahan 76 orang pasien sembuh, di Asrama Haji Surabaya

11 Jul 2020 12:25 WIB

Sinopsis The Last Witch Hunter: Satria Terakhir Pemburu Penyihir

Film

Film The Last Witch Hunter tentang kisah pemburu penyihir.

11 Jul 2020 12:10 WIB

Hagia Sophia Berubah Jadi Masjid, Pemimpin Dunia Resah

Internasional

Hagia Sophia berubah menjadi masjid.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...