Tersangka diamankan di Polsek Wonocolo ( foto : istimewa)

Polsek Wonocolo Kembali Tangkap Pengedar Sabu

Kriminalitas 14 December 2018 15:07 WIB

Petugas Polsek Wonocolo, Surabaya, kembali menangkap dua orang pria yang terlibat dalam jaringan narkoba jenis sabu-sabu.

Kapolsek Wonocolo Kompol Budi Nurtjahjo mengatakan, Kedua orang pelaku tersebut masing-masing adalah Mohammad Maulid 18 tahun dan Faisol Kemal 23 tahun.

Keduanya sama-sama warga Dukuh Kramat, Kelurahan Jajar Tunggal, Kecamatan Wiyung, Surabaya. Kedua pelaku ini sama-sama ditangkap di rumahnya.

"Dua pelaku lain yang baru ditangkap ini berperan sebagai pemasok narkoba jenis sabu-sabu kepada dua tersangka yang ditangkap terlebih dahulu sebelumnya," ujar Budi, 14 Desember 2018.

Sebelumnya, polisi lebih dulu menangkap Eksan yang kedapatan menyimpan sabu-sabu di saku dalam jaket yang dikenakannya, Eksan mengaku bahwa barang haram yang akan digunakannya sendiri bersama Imam tersebut didapatnya dengan cara membeli dari Maulid.

Barang bukti dari tersangka Foto istimewaBarang bukti dari tersangka. (Foto: istimewa)

Dari pengakuan tersebut, kemudian Unit Reskrim Polsek Wonocolo melakukan pengembangan, petugas kembali melakukan penyelidikan terhadap Maulid. Petugas segera melakukan perburuan terhadap Maulid di kawasan Jajar Tunggal.

Di rumah pelaku, di Dukuh Kramat Jajar Tunggal, anggota melakukan penggerebekan dan didapati pelaku sedang berada di dalam rumah. "Anggota selanjutnya melakukan penangkapan,” kata Budi.

Dari penangkapan tersebut Maulid mengakui sabu-sabu yang dijualnya kepada Eksan dan Imam juga didapatnya dengan cara membeli kepada Faisol. Dari pengakuan Maulid inilah polisi melanjutkan pengembangan dengan menggerebek Faisol yang letak rumahnya hanya beda satu gang dengan Maulid.

Dari penggeledahan di rumah Faisol, petugas menemukan dua paket narkotika jenis Sabu-sabu seberat 0,56 gram beserta pembungkusnya, dan uang tunai sebesar Rp. 150 ribu.

 

Maulid dan Faisol berikut barang bukti dibawa ke Polsek Wonocolo guna dilakukan penyidikan lebih lanjut. (ocn)

Penulis : Roesdan Suriansyah

Editor : Rizal A

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

04 Apr 2020 03:03 WIB

Penjual Pasar Keluhkan Penurunan Omzet Akibat Social Distancing

Surabaya

Omzetnya hanya 20 persen dari kondisi normal.

04 Apr 2020 01:58 WIB

Pasar Kapasan Tutup, Setelah Ada yang Terkonfirmasi Covid-19

Surabaya

Pasar Kapasan terpaksa harus ditutup hingga 14 hari ke depan.

03 Apr 2020 19:05 WIB

Pemkot Surabaya Tak Siap, Teleconference dengan DPRD Batal

Pemerintahan

Padahal ada banyak hal yang ingin ditanyakan oleh anggota DPRD Surabaya.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.