Kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua. Foto: istimewa

Polri: Nduga Papua sudah Kami Kuasai

Timur Indonesia 07 December 2018 16:48 WIB

Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen M Iqbal memastikan kondisi di kawasan Nduga, Papua saat ini sudah membaik. Personel gabungan sudah bisa menguasai daerah yang ada di kawasan pegunungan Papua tengah itu.

"Kabupaten Nduga, Papua sudah kami kuasai sepenuhnya. Bapak Kapolda dan Bapak Pangdam memimpin langsung sejak hari H insiden itu terjadi," kata Iqbal pada wartawan di Polda DIY, Jumat 7 Desember 2018.

Saat ini, personel gabungan juga telah berhasil mengevakuasi warga sipil yang sempat melarikan diri setelah lolos ditawan kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Beberapa jenazah juga telah berhasil dievakuasi dan sudah diserahkan pada pihak keluarga. "Puluhan tawanan yang semula melarikan diri berhasil kita evakuasi," kata Iqbal.

Dalam kesempatan ini, Iqbal juga memastikan kondisi Papua dalam keadanaan aman. Polisi akan menjamin keamanan seluruh Papua termasuk seluruh wilayah di Indonesia.

Khusus tragedi Papua, Iqbal memastikan jika polri akan melakukan tindakan hukum yang adil. Polisi tidak akan segan untuk melumpuhkan musuh jika melawan.

"Negara tidak boleh kalah dengan kriminal manapun. Pemerintah membangun untuk mensejahterakan masyarakat Papua," kata dia.

Iqbal mengaku, tidak mudah untuk menangani masalah Papua. Medan yang berat karena berada di pegunungan menjadi tantangan tersendiri.

"Tapi pasukan terpilih untuk itu dipilih Kapolri. Kita tidak bisa grasa-grusu. Kita harus smart," ujarnya. (man)

Penulis : Rohman Taufik

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

28 Mar 2020 02:25 WIB

Termasuk Resepsi Pernikahan, Polri Bubarkan 7.031 Kerumunan

Nasional

Kerumunan dibubarkan sesuai dengan maklumat Polri.

24 Mar 2020 22:12 WIB

Warga Berkerumun Tak Mau Bubarkan Diri Bisa Dipidana 1 Tahun

Nasional

Warga yang melawan akan dihukum satu tahun penjara.

23 Mar 2020 16:04 WIB

Polri dan TNI akan Bubarkan Paksa Kerumunan Warga

Nasional

Polri dan TNI akan membubarkan secara paksa kerumunan warga.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.